PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI KELAS III SEKOLAH DASAR

Nasrul Nasrul

Abstract


Penelitian ini dilakukan berdasarkan fakta bahwa aktivitas dan pencapaian siswa pada ilmu-ilmu sosial yang masih rendah. Fakta ini disebabkan oleh, misalnya, penggunaan metode pengajaran yang konvensional oleh guru. Melalui tindakan penelitian menggunakan model pembelajaran kooperatif jenis STAD, ingin posisi siswa di tengah panggung. Hal ini disebut sebagai siswa pusat pembelajaran. Tujuan dari studi adalah untuk menggambarkan peningkatan kegiatan dan prestasi siswa pada ilmu-ilmu sosial yang menggunakan pembelajaran kooperatif jenis STAD. Hasil analisa data menunjukkan bahwa, sebagai hasil penelitian, ada kegiatan peningkatan dari 52,8% (siklus pertama) ke dalam 82% (kedua siklus) di sisi guru. Angirovement dibuat dari 68% (siklus saya) ke 93% (siklus II), di samping siswa, peningkatan dari 61% (siklus saya) menjadi 86% (siklus II). Peningkatan prestasi dibuat dari 67,57% (siklus saya) into74, 5% (siklus II). Dapat disimpulkan bahwa belajar ilmu-ilmu sosial melalui pembelajaran kooperatif jenis STAD bisa meningkatkan siswa aktivitas dan prestasi di kelas tiga SD N 16 Tanjung Aur, Padang.

Kata kunci: Aktivitas pembelajaran kooperatif, STAD

 

USAGE OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TYPE STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION TO INCREASE ACTIVITY AND STUDENT LEARNING RESULTS OF IPS LEARNING IN CLASS III ELEMENTARY SCHOOL

 

Abstract

This research was conducted based on the faet that the students’ activity and achievement on social studies were still low. The faet was caused by, for example, the use of conventional teaching method by the teacher.Through action  research of using cooperative learning model of STAD type, the asited wanted to position the students in the center stage. It’s called as students center learning. The purpose of the study was to describe the improvement of the students’ activity and achievement on social studies using cooperative learning of STAD type. The Result of data analysis showed that, as the research result, there was activity improvement from 52,8% (first cycle) into 82% (second cycle) on the side of teacher. The angirovement was from 68% (Cycle I) into 93% (cycle II), on the side of students, the improvement was from 61%(cycle I) into 86% (cycle II). The achievement improvement was from  67,57% (cycle I) into74,5% (cyle II). It can be concluded that the learning of social studies through the use of cooperative learning of  STAD type could improve the students’ activity and achievement at third SD N 16 Tanjung Aur, Padang.

Keywords: Cooperative Learning, STAD, Activity

Full Text:

PDF 71-77

References


Basrowi & Suwandi (2008) . Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Depdiknas. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: BSNP.

Hamalik, O. (2010). Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Kurniasih, Imas, Sani, dan Berlin. (2015). Ragam Pengembangan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Kata Pena.

Kusumah, W. dkk. (2009). Mengenal Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: PT. Indeks.

Lie, A. (2002). Cooperative Learning: Mempraktikkan Cooperative Learning Di Ruang-ruang Kelas. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Robert, E. S. (1995). Cooperatif Learning: Theory, Research and Practice. Boston: Ally and Bacon.

Robert, E.S. (2009). Cooperative Learning. Bandung: Nusa Media.

Sardiman. (2008). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Solihatin, E. (2007). Cooperatif Learning Analisis Model pembelajaran IPS. Jakarta: Bumi Aksara.

Susanto, A. (2014). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana.




DOI: https://doi.org/10.24036/jippsd.v1i1.7935

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Plagiarism Check with:

Reference Management Tool:

P-ISSN: 2622-5069

E-ISSN2579-3403