Peningkatkan Keterampilan Bina Diri Melalui Teknik Shaping Pada Siswa Tunagrahita Ringan

Ivo Anggraini(1), Marlina Marlina(2),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2018 Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus


Full Text:    Language : id

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses meningkatkan keterampilan bina diri dengan teknik shaping dan untuk membuktikan bahwa teknik shaping dapat meningkatkan keterampilan bina diri tunagrahita kelas V di SLB Negeri 2 Pariaman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah guru kelas V/C. Penelitian ini berkolaborasi dengan guru kelas dan peneliti sebagai pelaksana. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari empat kali pertemuan. Data  keterampilan bina diri diperoleh melalui observasi, tes dan catatan lapangan. Setelah diberikan perlakukan pada siklus I dan siklus II dapat disimpulkan bahwa teknik shaping dapat meningkatkan keterampilan bina diri siswa tunagrahita ringan kelas V di SLB Negeri 2 Pariaman.


Keywords


Bina diri, teknik shaping, tunagrahita ringan.

References


Apriyanto, Nunung. (2015). Seluk Beluk Tunagrahita Dan Strategi Pembelajarannya. Yogyakarta: Javalitera

Basuni, M. (2012). Pembelajaran Bina Diri Pada Anak Tunagrahita Ringan. Jurnal Pendidikan Khusus, IX, 12–22.

Dewi, Shofa Yunne Nisrina. (2016). Efektivitas Penggunaan Strategi Shaping Terhadap Pembelajaran Keterampilan Mengukur Tekanan Udara Ban Pada Anak Tunagrahita Kategori Ringan Kelas Viii Di Sekolah Luar Biasa Negeri 1 Sleman. Universitas Negeri Yogyakarta.

Hardiyanti, G., AM, M. S., & Abdul, H. (2017). The Effect of Shaping Technic toward the Ability of Wearing T-Shirt for Child with Intelectual Disability ( Pengaruh Teknik Shaping Terhadap Kemampuan Memakai Kemeja Anak Tunagrahita ). Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa, 4(1), 56–62. Retrieved from http://journal.um.ac.id/index.php/jppplb/article/view/8224

Gemida, D. (2016). Modul Guru Pembelajar. Bandung: Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Taman Kanak-Kanak dan Pendidikan Luar Biasa, Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan.

Gutbrod, T. (2014). Evaluating the Efficacy of Shaping with a Percentile Schedule of Reinforcement to Increase Duration of Sustained interaction in Children Diagnosed with Autism. ProQuest Dissertations and Theses. University of South Florida Major.

Kaur, G., & Kumar, M. (2015). Effect of Stimulus Shaping & Prompting in Developing Dressing Skills in Trainable Mentally Challenged Children among Age Group of 6-12 Years. International Journal of Science and Research (IJSR), 4(9), 2013–2016.

Marlina, M. (2015). Asesmen Anak Berkebutuhan Khusus: Pendekatan Psikoedukasional Edisi Revisi.

Saptunar. (2012). Meningkatkan Keterampilan Menyetrika Pakaian Anak Tunagrahita Sedang. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 1(1), 102–112.

Wantah. M J (2007). Pengembangan kemandirian anak tunagrahita mampu latih. Jakarta: Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi.


Article Metrics

 Abstract Views : 1701 times
 PDF (Bahasa Indonesia) Downloaded : 493 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.