Hubungan antara Persepsi Peserta terhadap Instruktur dengan Partisipasinya dalam Mengikuti Diklatsar di KSR PMI Unit UNP

Denih Alfiyan(1), Solfema Solfema(2), Irmawita Irmawita(3),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(3) Universitas Negeri Padang  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.24036/spektrumpls.v1i3.9510

Full Text:    Language : id

Abstract


This research was motivated by the low performance of instructors in providing training material. Seen that the instructor delivered the material did not attract the attention of the participants, the method used was less attractive both from the participants' perceptions and participation. This study aims to reveal how participants' perceptions of learning resources, in following DIKLATSAR in KSR PMI UNP unit. This type of research is descriptive quantitative research with a population of participants who are registered as members of DIKLATSAR. The sampling technique used cluster random sampling. The results of the study stated that: (1) participants' perceptions of instructors were classified as low; (2) Participation of participants is poorly classified; (3) There is a significant relationship between participants' perceptions of the instructor and their participation.

Keywords: Instructor, Perception, Participation


References


Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Harjali, H., Degeng, I. N. S., Setyosari, P., & Dwiyogo, W. D. (2016). Strategi Guru dalam Membangun Lingkungan Belajar yang Kondusif: Studi Fenomenologi pada Kelas-kelas Sekolah Menengah Pertama di Ponorogo. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran (JPP), 23(1), 10–019.

Isjoni. (2005). Paradigma Baru Menjadi Bangsa Maju. Pekanbaru: Undri Press.

Kurniaman, O., & Noviana, E. (2017). Penerapan Kurikulum 2013 dalam Meningkatkan Keterampilan, Sikap, dan Pengetahuan. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(2), 389–396. https://doi.org/10.33578/jpfkip.v6i2.4520

Machali, I. (2014). Kebijakan Perubahan Kurikulum 2013 dalam Menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045. Jurnal Pendidikan Islam, 3(1), 71–94. https://doi.org/10.14421/jpi.2014.31.71-94

Novianty, F. (2017). Analisis Aktivitas Belajar Melalui Pembelajaran Kooperatif Tipe Course Review Horay pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. SOSIAL HORIZON: Jurnal Pendidikan Sosial, 4(1), 11–20. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31571/sosial.v4i1.419

Pane, A., & Dasopang, M. D. (2017). Belajar dan Pembelajaran. FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 333. https://doi.org/10.24952/fitrah.v3i2.945

Presiden Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Pub. L. No. 20 (2003). Indonesia. Retrieved from https://www.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2012/10/UU20-2003-Sisdiknas.pdf

Rofiq, A. (2018). Partisipasi Masyarakat dalam Keberhasilan Pengembangan Program Posyandu Lansia di Puskesmas Jagir Surabaya. Kebijakan Dan Manajemen Publik, 6(2), 1–14. Retrieved from http://journal.unair.ac.id/download-fullpapers-kmpc953f280cefull.pdf

Sobur, A. (2009). Psikologi Umum. Bandung: CV Pustaka Setia.

Sudjana, D. (2005). Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung: Falah Production.

Suparno, S. (2001). Membangun Kompetensi Belajar. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional.

Winkel, W. (2005). Psikologi Pengajaran. Yogyakarta.: Media Abad.

Wisman, Y. (2017). Komunikasi Efektif dalam Dunia Pendidikan. Jurnal Nomosleca, 3(2), 646–654. https://doi.org/10.26905/nomosleca.v3i2.2039

Yamin, M. (2007). Kiat Membelajarkan Siswa. Jakarta: Gaung Persada Press.


Article Metrics

 Abstract Views : 176 times
 PDF Downloaded : 5 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.