PENERAPAN METODE EN PLEIN AIR DALAM MATA KULIAH SENI LUKIS

Ferdian Ondira Asa(1), Yasrul Sami(2), Yofita Sandra(3),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) "Universitas Negeri Padang"  Indonesia
(3) "Universitas Negeri Padang"  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.24036/stjae.v13i4.133361

Full Text:    Language : id

Abstract


Salah satu pencapaian mata kuliah seni lukis adalah menjadikan siswa terampil dalam melukis. Terampil dalam melukis memerlukan metode yang tepat, yaitu metode en plein air. Metode ini diterapkan agar siswa mampu menciptakan karya lukis yang memiliki kreativitas, makna, dan bernilai. Hal ini dilatarbelakangi banyaknya siswa yang belum mampu menciptakan lukisan yang kreatif, memiliki makna, dan bernilai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pada mata kuliah seni lukis Juli-Desember tahun ajaran 2024/2025. Data yang dikumpulkan berupa hasil karya mahasiswa pada mata kuliah seni lukis tersebut. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling . Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles ang Huberman yaitu (1) reduksi data ( reduksi data), (2) display data ( penyajian data), dan (3) kesimpulan/verifikasi (penarikan kesimpulan dan verifikasi). Hasil penelitian menemukan bahwa dengan metode en plein air siswa menjadi lebih terampil dalam melukis. Hal ini terbukti dengan nilai yang diperoleh siswa dengan rentang 90-100 (A) sejumlah 35 orang; rentang 85-89 (A-) berjumlah 25 orang; dan rentang 80-84 (B+) berjumlah 16 orang. Karya yang dihasilkan sudah memenuhi kriteria, yaitu karya yang kreatif, bermakna, dan bernilai. Nilai estetika sudah hadir di setiap karya.

References


Abdi, P. B. S., & Chrysanti, A. I. (2021). Analisis Teknik Seni Lukis Sutra Tjiplies. Jurnal Seni Rupa, 9(2), 501–508. Retrieved from http:e/journal.unesa.ac.id/index.php/va

Anjani, A., & Mujiyono. (2021). Penggunaan Metode Study Outdoor Class dalam Melukis Teknik

Aquarelle pada Siswa Kelas XII IPA 2 di SMA Negeri 1 Ketanggungan Brebes. Journal of Arts Education, 10(3), 1–9. Retrieved from http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/eduart

Balte-Balciuniene, R., Kharitonova, T., & Chekmaryova, M. (2020). The Development of Artists’ Creativity Based on the Method of “Intuitive Aesthetics”: Results of En Plein Airs. PEOPLE: International Journal of Social Sciences, 6(1), 634–655. https://doi.org/10.20319/pijss.2020.61.634655

Batirovna, N. S. (2021). In the Practice of Plain Air, the Fine Arts Occupies an Important Place and Priority. Academicia: An International Multidisciplinary Research Journal, 11(2), 250–255. https://doi.org/10.5958/2249-7137.2021.00337.2

Br. Purba, R. N. (2021). Seni Lukis Kontemporer: Ruang Misteri Anjani. Jurnal Ekspresi Seni, 23(1), 1–9.

Gulwekar, S. (2022). A Critical Review on the Role of Plein Air Paintings in Art Practice. International Journal of Humanities Social and Management (IJHSSM), 2(4), 316–323.

Huang, L., Zhang, L., Yaoi, C., & Ying, F. (2023). Examining the Effect of Painting Art on Student Well-Being and the Design Principles of Public Art on Campus. Research Square, 1–28. https://doi.org/https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-3283953/v1

Junaedi, D. (2016). Estetika: Jalinan Subjek, Objek, dan Nilai. Yogyakarta: ArtCiv.

Kartika, D. S. (2017). Seni Rupa Modern, Bandung: In Kartika, Dharsono Sony, Seni Rupa Modern,

Bandung: Rekayasa Sains, 2004 Rakhmat, Jalaludin, Psikologi Komunikasi, Edisi Revisi, Bandung: Remaja

Rosdakarya, 2005. Bandung: Rekayasa Sains. Retrieved from http://digilib.isi.ac.id/1666/7/JURNAL.pdf

Luo, N., Ibrahim, R., & Abidin, S. Z. (2022). Transformation of Children’s Paintings into Public Art to Improve Public Spaces and Enhance People’s Happiness. International Journal of Environmental Research and Public Health, 19(24), 1–23. https://doi.org/10.3390/ijerph192416780

McManus, I. C., Chamberlain, R., Rankin, Q., & Riley, H. (2010). Art Students Who Cannot Draw: Exploring the Relations Between Drawing Ability, Visual Memory, Accuracy of Copying, and Dyslexia. Psychology of Aesthetics, Creativity, and the Arts, 4(1), 18–30. https://doi.org/10.1037/a0017335

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Neill, R. O. (2012). Été 70 : The Plein-Air Exhibitions of Supports-Surfaces. JOurnal of Curatorial Studies, 1(3), 349–368. https://doi.org/10.1386/jcs.1.3.349

Ria, F. D., Rondhi, M., & Mujiyono. (2020). Kajian Proses Kreatif, Nilai Intrinsik dan Ekstrinsik dalam Karya Lukis Heri Dono Tahun 2012. Eduarts: Journal Of Arts Education, 9(1), 62–70. https://doi.org/https://doi.org/10.15294/eduarts.v9i1.38234

Shokorova, L. V., Grechneva, N. V., & Bochkovskay, V. I. (2016). Importance of plein-air practice in professional art education. International Journal of Environmental and Science Education, 11(15), 8657–8668.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sulikowska-Dejena, A. (2024). A Plein Air Painting Event as a Liminal Experience Building the Artists’ Community. Przegląd Socjologii Jakościowej, 20(3), 36–49. https://doi.org/10.18778/1733-8069.20.3.03

Ulfah, A. A., Pamadhi, H., & Martono, . (2021). Peirce’s Semiotics Study of the Chronicle of Devotion Painting of Agus Putu Suyadnya. KnE Social Sciences, 2021, 52–61. https://doi.org/10.18502/kss.v5i3.8527

Zinchenko, V. P. (2021). The Importance of Outdoor Lessons for Students. E3S Web of Conferences, 273, 1–8. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202127312126


Article Metrics

 Abstract Views : 89 times
 PDF (Bahasa Indonesia) Downloaded : 7 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.