Analisis Pernyataan Presiden Prabowo Subiyanto “Yang Merasa Indonesia Suram, Silahkan Cari Negara Lain” Pada Pidato Hari Koperasi Indonesia Tahun 2026

Ahmad Sunardi(1),
(1)   Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.24036/139203-019883

Full Text:    Language : id

Abstract


The purpose of this research is to analyze the political discourse in President Prabowo Subiyanto's speech on the 79th Cooperative Day in 2026. The research method uses Norman Fairclough's theory with a descriptive qualitative approach. The research data consists of the President's speech text published on Instagram by suarasurabayamedia and the responses from netizens. The research results in the text dimension show that diction and speech forms build the legitimacy of government power, representing the ideology of nationalist optimism. The dimension of discursive practice shows reproduction and reinterpretation, resulting in responses such as support, criticism, rejection, and satire. The dimension of social practice shows the discourse of ideological contestation between the government's narrative of optimism and the social experiences of Indonesian society on social media. Published political language becomes social practice, power relations, identity, meaning, and ideology that are negotiated in the public sphere.

 

Keywords: power ideology, search for other countries, social media

 

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah menganalisis wacana politik pada pidato Presidon Prabowo Subiyanto pada Hari Koperasi  ke-79 tahun 2026. Metode penelitian menggunakan perspektif analisis wacana kritis teori Norman Fairclough dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik dokumentasi, simak-catat. Data penelitian adalah teks pidato Presiden yang dipublikasikan pada Instagram oleh suarasurabayamedia dan tanggapan warganet yang meresponnya. Hasil penelitian pada dimensi teks menunjukkan diksi dan bentuk tuturan membangun legitimasi kekuasaan pemerintah sekaligus perepresentasikan idiologi optimisme nasionalisme. Dimensi praktik diskursif menunjukkan reproduksi dan reinterpretasi pada media digital sehingga memunculkan berbagai macam respons berupa dukungan, kritik, penolakan dan satire. Dimensi praktik sosial menunjukkan  adanya wacana kontestasi ideologi antara narasi optimisme pemerintah dan pengalaman sosial masyarakat Indonesia dalam kancah ruang publik meda sosial. Bahasa politik yang terpublikasi menjadi praktik sosial, bukan hanya sekadar penyampaian pesan, tetapi menjadi relasi kuasa, identitas, makna dan ideologi yang dinegosiasikan dalam ruang publik.

 

Kata kunci: ideologi kekuasaan, cari negara lain, media sosial


Article Metrics

 Abstract Views : 0 times
 PDF (Bahasa Indonesia) Downloaded : 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


License URL: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/