Mengungkap Jejak Kuasa Tersembunyi di Balik Pemberitaan Menteri Airlangga dengan Pendekatan Wacana Kritis

(1) Institut Pendidikan Indonesia Garut 

(2) Institut Pendidikan Indonesia Garut 

DOI : https://doi.org/10.24036/131054-019883
Full Text:

Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis wacana media terkait peran politik Airlangga Hartarto dan relasi kekuasaan dengan Presiden Joko Widodo menjelang pemilihan Ketua Umum Partai Golkar. Latar belakang penelitian ini adalah pengaruh politik yang signifikan dari Airlangga dan perannya dalam pemerintahan Jokowi, yang menjadi sorotan media. Metode yang digunakan adalah Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough, yang mencakup analisis mikrostruktural, mesostruktural, dan makrostruktural. Pada level mikrostruktural, penelitian ini mengeksplorasi penggunaan kata dan citra diri Airlangga yang diperkuat oleh media. Pada level mesostruktural, analisis berfokus pada hubungan antara media dan elit politik dalam produksi berita. Sementara itu, pada level makrostruktural, penelitian menyoroti dominasi ideologi yang mempengaruhi pemberitaan, terutama dalam kaitannya dengan penguatan kekuasaan Airlangga di Golkar dan dukungan strategis dari Jokowi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media secara umum menggambarkan Airlangga sebagai tokoh politik sentral yang didukung Jokowi, yang bertujuan menjaga stabilitas politik. Berita juga mengindikasikan adanya bias dalam pemberitaan yang cenderung menguntungkan posisi politik Airlangga.
Kata Kinci:Wacana Kritis, Norman Fairclough, Berita
Article Metrics


Refbacks
- There are currently no refbacks.
License URL: https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/