Kajian Biaya Peledakan Terhadap Geometri Peledakan untuk Mencapai Target Massa Batuan Terbongkar dan Fragmentasi pada Proses Pembongkaran Batu Kapur di Pit Y PT X

Adhitya Baron(1), Tri Gamela Saldy(2), Mulya Gusman(3), Heri Prabowo(4),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(3) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(4) Universitas Negeri Padang  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.24036/bina tambang.v10i1.134122

Full Text:    Language : id

Abstract


PT X adalah produsen semen yang menggunakan metode penambangan terbuka sistem quarry untuk menambang batu kapur. Proses peledakan sangat penting untuk memecah batuan keras, namun memerlukan biaya besar. Pada Juli–Oktober 2025, target massa batuan terbongkar sebesar 620.000 ton/bulan tidak tercapai, meskipun biaya peledakan melebihi rencana Rp. 1.500.000.000, yaitu Rp. 1.592.671.506 (Juli), Rp. 1.573.679.328 (Agustus), Rp. 1.578.743.909 (September), dan Rp. 1.507.839.775 (Oktober). Usulan geometri peledakan berdasarkan teori R.L. Ash dan C.J. Konya dibandingkan. Teori R.L. Ash menyarankan burden 3,46 m dan menghasilkan 31.464 ton dalam 1 kali peledakan (55 lubang), dengan biaya total Rp. 1.356.927.271 dan biaya perlubang Rp. 1.129.479. Teori C.J. Konya menyarankan burden 2,94 m, menghasilkan 31.000 ton per peledakan (126 lubang), dengan biaya Rp. 2.590.202.731 dan biaya perlubang Rp. 982.256. Dibandingkan peledakan aktual (29.409 ton, 55 lubang, Rp. 1.266.672/lubang), teori R.L. Ash dinilai lebih efisien secara teknis dan ekonomis.

Article Metrics

 Abstract Views : 112 times
 PDF (Bahasa Indonesia) Downloaded : 9 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.