Abstract
PT X adalah produsen semen yang menggunakan metode penambangan terbuka sistem quarry untuk menambang batu kapur. Proses peledakan sangat penting untuk memecah batuan keras, namun memerlukan biaya besar. Pada Juli–Oktober 2025, target massa batuan terbongkar sebesar 620.000 ton/bulan tidak tercapai, meskipun biaya peledakan melebihi rencana Rp. 1.500.000.000, yaitu Rp. 1.592.671.506 (Juli), Rp. 1.573.679.328 (Agustus), Rp. 1.578.743.909 (September), dan Rp. 1.507.839.775 (Oktober). Usulan geometri peledakan berdasarkan teori R.L. Ash dan C.J. Konya dibandingkan. Teori R.L. Ash menyarankan burden 3,46 m dan menghasilkan 31.464 ton dalam 1 kali peledakan (55 lubang), dengan biaya total Rp. 1.356.927.271 dan biaya perlubang Rp. 1.129.479. Teori C.J. Konya menyarankan burden 2,94 m, menghasilkan 31.000 ton per peledakan (126 lubang), dengan biaya Rp. 2.590.202.731 dan biaya perlubang Rp. 982.256. Dibandingkan peledakan aktual (29.409 ton, 55 lubang, Rp. 1.266.672/lubang), teori R.L. Ash dinilai lebih efisien secara teknis dan ekonomis.