Meningkatkan Kemampuan Identifikasi Benda di Kelas dengan Pembelajaran Discovery Learning Melalui Tebak Gambar pada Siswa Disabilitas Rungu

Ramini Ramini(1), Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia(2), Antoni Tsaputra(3), Mardhatillah Zulpiani(4),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(3) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(4) Universitas Negeri Padang  Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus

DOI : https://doi.org/10.24036/juppekhu.v13i2.134954

Full Text:    Language : id

Abstract


Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan siswa disabilitas rungu kelas IV yang mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi benda di dikelas  di SLB Mutiara Ilmu Terpilih Sintuk. Salah satu Solusi yang dapat diberikan adalah dengan model pembelajaran Discovery Learning  melalui tebak gambar. Tujuan penelitian ini adalah  untuk meningkatkan kemampuan mengidentifikasi benda di kelas pada siswa disabilitas rungu. Penelitian ini menggunakan desain Single Subject Research (SSR) dengan pola A1-B-A2 selama 12 kali pertemuan. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi kinerja identifikasi benda. Pada kondisi awal (A1), kemampuan rata-rata peserta didik adalah 30%. Setelah diberikan intervensi selama enam kali pertemuan, kemampuan meningkat secara bertahap hingga mencapai 85%. Pada fase baseline kedua (A2), kemampuan peserta didik tetap stabil bahkan meningkat hingga 89%. Berdasarkan hasil kemampuan yang diperoleh pesreta didik, bahwa peserta didik telah mampu mengidentifikasi benda dikelas  sesuai dengan yang diharapkan oleh peneliti dan kolaborator.


Keywords


Discovery Learning, Tebak Gambar, Identifikasi Benda, Siswa Disabilitas Rungu

References


Achmad Fairus. (2024). Karakteristik anak tunarungu dalam pembelajaran bahasa. Jakarta: Penerbit Pendidikan Khusus.

Arsyad, A. (2016). Media pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.

Erna Juherna, S., Syarifudin, & Putri, N. A. (2020). Strategi pembelajaran bahasa bagi anak tunarungu. Bandung: Refika Aditama.

Gast, D. L., & Ledford, J. R. (2014). Single subject research methodology: Applications in special education and behavioral sciences. New York: Routledge.

Kustiawati, D. (2017). Penggunaan media visual untuk meningkatkan pemahaman kosakata siswa tunarungu. Jurnal Pendidikan Khusus, 13 (1), 45–52.

Mat Yasin, M., & Mohamad, S. (2024). Visual learning in deaf education: Vocabulary development through object identification. International Journal of Special Education, 39 (2), 112–121.

Nur Ilham Iman. (2010). Meningkatkan memori visual anak tunarungu melalui media gambar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 5(2), 77–85.

Reyes, C., Molina, A., & García, L. (2021). The effectiveness of visual aids in vocabulary acquisition for deaf students. Journal of Deaf Studies and Education, 26(1), 32–48.

Siregar, E. (2020). Penggunaan media gambar untuk meningkatkan pemahaman bahasa anak tunarungu. Jurnal Pendidikan Khusus, 8(3), 215–222.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sukardi. (2022). Metodologi penelitian pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.


Article Metrics

 Abstract Views : 54 times
 PDF Downloaded : 1 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.