Upaya Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Melalui Media Kolase Bagi Anak Tunagrahita Ringan Kelas 1 SLBN 2 Kota Jambi

Siti Rahmayanti Suherman(1), Irdamurni Irdamurni(2),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2022 Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus


Abstract


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang ditemukan di SLBN 2 Kota Jambi kelas I-C. Berdasarkan pengamatan terhadap pembelajaran anak 1-C SLBN 2 Kota Jambi, anak mengalami kesulitan dalam keterampilan motorik halusnya. Saat diberi kegiatan yang berkaitan dengan motorik halus anak sering meminta bantuan guru untuk menyelesaikannya. Bila anak mengerjakan sendiri, hasil karya anak kurang baik. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik halus melalui media kolase bagi anak tunagrahita ringan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari II siklus. Setiap siklus terdiri dari empat kali pertemuan tatap muka dan setiap pembelajaran dilakukan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) proses pembelajaran meningkatkan keterampilan motorik halus untuk anak tunagrahita ringan dilakukan melalui media kolase. 2) Hasil belajar anak tunagrahita ringan kelas I dalam keterampilan membuat kolase meningkat melalui media kolase dengan bahan alam. Hal ini dapat dilihat dari data sebelum tindakan keterampilan anak dalam 10 indikator membuat kolase nilai rata-rata persentase anak 37.5 %. Sedangkan pada akhir siklus I nilai rata-rata persentase anak meningkat menjadi (62.5%) dan pada siklus II nilai rata-rata persentase anak meningkat menjadi (82.5%). Berdasarkan hasil penelitian beserta analisis data, dapat disimpulkan bahwa keterampilan motorik halus anak dapat ditingkatkan melalui media kolase untuk anak tunagrahita ringan.

Keywords


motorik halus, media kolase, tunagrahita ringan.

References


AAIDD. 2013. “Definition of Intellectual Disability.”

Arikunto; Suhardjono; Supardi. 2015. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Sinar Grafika Offset.

Cllaudia, Ester Steffi, Ajeng Ayu Wdiastuti, and Mozes Kurniawan. 2018. “Origami Game for Improving Fine Motor Skills for Children 4-5 Years Old in Gang Buaya Village in Salatiga.” Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini 2(2):143. doi: 10.31004/obsesi.v2i2.97.

Dewi, Nurul Kusuma, and Surani Surani. 2018. “Stimulasi Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Seni Rupa.” Jurnal Pendidikan Anak 7(2):190–95. doi: 10.21831/jpa.v7i2.26333.

Irdamurni. 2018. Anak Berkebutuhan Khusus. Jawa Barat: Goresan Pena.

Minawati. 2015. Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi. Vol. 3.

Nancy, Beal. 2003. Rahasia Mengajarkan Seni Pada Anak. Yogyakarta: Pripoenbooks.

Pamadhi, Hajar, and Evan Sukarni S. 2017. Seni Keterampilan Anak. Tangerang: Universitas Terbuka.

Somantri, S. 2007. Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: PT. Refika Aditama.

Suyadi. 2015. Penelitian Tindakan Kelas Dan Penelitian Tindakan Sekolah. Yogyakarta: Andy Offcet.

Trianto, Al-Tabany. 2015. Mendesaian Model Pembelajaran Inovatic, Progresif Dan Kontekstual. Surabaya: Prenadamedia Group.


Article Metrics

 Abstract Views : 245 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.