Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Program Peningkatan Pendamping Literasi Perpustakaan Sekolah/Madrasah Tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Program ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi pendamping literasi melalui pelatihan manajemen perpustakaan, pengembangan program literasi berbasis kurikulum, dan pemanfaatan teknologi informasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain pre-test dan post-test one-group design tanpa kelompok kontrol. Data pre-test dan post-test dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test untuk mengukur perbedaan signifikan antara kemampuan awal dan setelah pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test, dengan peningkatan rata-rata dari 50,18 menjadi 68,93. Nilai t-Statistik sebesar -35,76 dan p-Value sebesar 2,5468E-209 menunjukkan bahwa perbedaan tersebut signifikan secara statistik. Program ini efektif dalam meningkatkan kompetensi pendamping literasi di berbagai provinsi di Indonesia. Namun, beberapa tantangan dalam pelaksanaan, seperti keterbatasan teknologi dan kendala geografis, masih perlu diperhatikan. Rekomendasi diberikan untuk memperluas cakupan program dan memperkuat sinergi dengan dinas pendidikan setempat agar program dapat berjalan berkelanjutan.