Konseling Realita untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar Siswa

Khairul Bariyyah(1*), Rita Putri Hastini(2), Eva Kartika Wulan Sari(3),

(1) universitas kanjuruhan malang
(2) Universitas Kanjuruhan Malang
(3) Universitas Kanjuruhan Malang
(*) Corresponding Author




Abstract

The responsibility of learning is a students ' awareness about their duties that must be implemented in order to meet the learning needs, while learning responsibility include tasks with a trustworthy, Independent and able to take responsibility over their duties to achieve an optimal award. The phenomenon that researchers has found to show some students have a low learning responsibility. The purpose of this study was to test the effectiveness of reality counseling to enhance the students ' responsibility. This study uses a pre-experimental design with the kind of One Group Pre-test and post-test. Subjects in this study were 5 students. This research instrument using a scale liable student learning and counseling guidelines reality. The data analysis technique used is Wilcoxon's Signed Rank Test . Counseling reality effectively to improve student learning responsibility. The results of post-test students in completing the learning responsibility scale after treatment is greater than or increased from the pre-test (17.05 pre-tests and post-test is 22.85 ). Wilcoxon tests results showed the Sig . (2-tailed ) was 0.042 <0.05 its means the reality counseling effective to improve student learning responsibility

Keywords

research; supervision in counseling

References

Arjanggi, R., & Suprihatin, T. (2011). Metode pembelajaran tutor teman sebaya meningkatkan hasil belajar berdasar regulasi-diri. Hubs-Asia, 9(2).

Buana, M. F. (2012). Penerapan CTL dengan Kooperatif NHT pada mata pelajaran biologi un¬ tuk meningkatkan motivasi belajar siswa sma muhammadiyah 1 malang. In Prosiding Seminar Biologi (Vol. 9, No. 1).

Bahri, S. (2002). Psikologi belajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Dimitrov, D. M., & Rumrill Jr, P. D. (2003). Pretest-posttest designs and measurement of change. Work, 20(2), 159–165.

Gerald, C. (2010). Teori dan praktek konseling dan psikoterapi. Refika Aditama, Bandung.

Glasser, W. (2010). Reality therapy in action. New York, NY, US: HarperCollins Publishers.

Lestari, N. N. S. (2012). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah (Problembased Learning) Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Fisika Bagi Siswa Kelas VII SMP. Jurnal Teknologi Pembelajaran Indonesia, 1(2).

Magdalena. (2015). Efektifitas Teknik Konseling Realita Untuk Menurunkan Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa SMP PGRI 06 Malang.Malang: Universitas Kanjuruhan.

Masrohan, A., & Pratiwi, T. I. (2014). PENERAPAN KONSELING KELOMPOK REALITA TEKNIK WDEP UNTUKMENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 ROGOJAMPI BANYUWANGI. Jurnal BK UNESA, 4(3).

Merdiekawati, P., & Clairine, C. (2008). Analisa Terapi Kinerja. Metamorfosis, 2(8).

Muchtar, H. (2010). Penerapan penilaian autentik dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Jurnal Pendidikan Penabur, 14(9), 68–76.

Mudhofir, A. (2012). Pendidik profesional: konsep, strategi, dan aplikasinya dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Raja Grafindo Persada.

Musyarofah. (2013). Efektifitas Konseling Realita Untuk Menurunkan Perilaku Tidak Bertanggung Jawab Siswa Dalam Belajar.Malang: Universitas Negeri Malang.

Nashrullah, F. A. (2015). KONSELING KELOMPOK DENGAN PENDEKATAN KONSELING REALITAS SEBAGAI UPAYA MENURUNKAN PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 PIYUNGAN BANTUL YOGYAKARTA. Jurnal Riset Mahasiswa Bimbingan Dan Konseling.

Novriyanti, D. (2013). Keefektifan Konseling Kelompok Realita untuk Meningkatkan Tanggung Jawab Siswa dalam Mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR). Surabaya: Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Rosida, U. A., Asrowi, A., & Hidayat, R. R. (2017). Konseling Realitas untuk Meningkatkan Motivasi Berprestasi dan Prestasi Belajar Peserta Didik SMP. Consilium: Jurnal Program Studi Bimbingan dan Konseling, 5(1).

Sani, R. A. (2013). Inovasi pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Stanek III, E. J. (1988). Choosing a pretest-posttest analysis. The American Statistician, 42(3), 178–183.

Sulistyowati, W., & Warsito, H. (2010). Penerapan Konseling Realita Untuk Meningkatkan Harga Diri siswa. Jurnal Mahasiswa Teknologi Pendidikan, 11(1).

Susanti, R. (2016). Efektifitas Konseling Realitas Untuk Peningkatan Regulasi Diri Mahasiswa Dalam Menyelesaikan Skripsi. Jurnal Psikologi, 11(2), 88-93.

Suwardi, D. R. (2012). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa Kompetensi Dasar Ayat Jurnal Penyesuaian Mata Pelajaran Akuntansi Kelas XI IPS di SMA Negeri 1 Bae Kudus. Economic Education Analysis Journal, 1(2).

Ulfa, D. (2014). Meningkatkan Tanggung Jawab Belajar dengan Layanan Konseling Individual Berbasis Self-Management pada Siswa Kelas XI di SMK Negeri 1 Pemalang Tahun Pelajaran 2013/2014 (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Semarang).

Widodo, B. (2012). Keefektifan Konseling Kelompok Realitas Mengatasi Persoalan Perilaku Disiplin Siswa di Sekolah. Widya Warta, 35(1).

Wulandari, T. A. (2014). BIMBINGAN DAN KONSELING ISLAM DENGAN TERAPI REALITAS UNTUK MENANGANI SEORANG IBU YANG MEMILIKI ANAK PENYANDANG AUTIS DI GANG SALAFIYAH WONOCOLO SURABAYA (Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel).

Zubaedi. (2011). Design Pendidikan Karakter Konsepsi dan Aplikasinya Dalam Lembaga Pendidikan.Jakarta: Kencana.


Full Text: PDF (Bahasa Indonesia)

DOI: 10.24036/02018718767-0-00
10.24036/02018718767-0-00

Article Metrics

Abstract View : 53 times
PDF (Bahasa Indonesia) : 24 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.