ANALISIS KRITIK SENI PADA KARYA LUKIS “WASTRA” MELALUI TEORI EDMUND BURKE FELDMAN

Asra ilal khairi(1), yasrul sami b(2),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2)   Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.24036/stjae.v14i3.135945

Full Text:    Language : en

Abstract


Karya lukis wastra merupakan bentuk seni yang menggabungkan seni murni melalui nilai estetika dan budaya tekstil tradisional, sehingga memerlukan analisis yang mendalam untuk memahami makna dan pesan yang terkandung didalamnya. Metode kritik seni yang digunakan meliputi tahapan deskripsi, analisis, interpretasi, dan evaluasi, sesuai dengan kerangka teori Edmund Burke Feldman, guna mengkaji unsur-unsur visual dan simbolik dalam karya lukis wastra secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan kritik seni ini, karya lukis wastra tidak hanya dapat dinilai dari segi keindahan visual, tetapi juga dari aspek makna budaya dan nilai filosofis yang melekat pada setiap detailnya. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memperkaya kajian seni lukis wastra dan membantu melestarikan serta mengembangkan seni tersebut dengan pemahaman yang lebih holistik. Selain itu, hasil analisis ini diharapkan dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kekayaan seni budaya wastra sebagai bagian dari warisan budaya nasional dan juga menjadi rujukan bagi mahasiswa dalam menelaah karya seni melalui teori kritik Feldman. Dengan demikian, penelitian ini menjadi landasan untuk studi kritik seni yang lebih luas dan mendalam pada karya-karya seni tradisional lainnya.


References


Dewisarlini, Komang Urmila. (2025). Produksi Kain Songket Beratan Dan Pemanfataannya Sebagai Sumber Belajar Sejarah Di SMA. Bali. Universitas Pendidikan Ganesha.

Kusumohamidjojo, Budiono. (2009). Filsafat Kebudayaan. Yogyakarta. Jala Sutra.

Lasiyono, Untung. Alam, Wira Yudha. (2024). Metode Penelitian Kualitatif. Sumedang. Mega Press

Nusantara.

Mamannoor. (2002). Wacana Kritik Seni Rupa di Indonesia. Bandung. Nuansa.

Susanto. (2025). Edukasi Publik melalui Refleksi Budaya Visual Beksan Trunajaya Keraton

Yogyakarta dalam Perspektif Semio-Edukatif. Yogyakarta: Ide Guru Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10 (2).


Article Metrics

 Abstract Views : 79 times
 PDF Downloaded : 4 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.