HEWAN LAUT SEBAGAI IDE PENCIPTAAN SENI PATUNG DEFORMATIF

Wadania Hasanah(1), Lisa Widiarti(2),
(1) Universitas Negeri Padang  Indonesia
(2) Universitas Negeri Padang  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.24036/stjae.v14i1.134670

Full Text:    Language : en

Abstract


Penciptaan karya ini bertujuan untuk memvisualisasikan bentuk hewan laut yang terdampak oleh kerusakan lingkungan laut dalam bentuk seni patung deformatif. Dampak lingkungan laut menjadi tema dan konsep karya ini sekaligus menjadi edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan laut.

                      Beberapa metode yang dipakai dalam penciptaan karya seni patung ini meliputi 5 tahap berkarya. Mulai dari tahapan 1) Persiapan, 2) Elaborasi, 3) Sintesis, 4) Realisasi Konsep, 5) Penyelesaian. Karya yang dihasilkan sebanyak 7 buah seni patung deformatif. Adapun 7 buah karya tersebut yang berjudul: 1) Ikat Pinggang Baru Ku, 2) Ayunan Baru Ku, 3) Tubuh Baru Ku, 4) Perut Ku Sakit, 5) Rumah Baru Ku, 6) Kalung Baru Ku, 7) Mainan Baru Ku.


References


Adiguna, D. M. (2019). Analisis Dampak Pencemaran Dan Kerusakan Ekosistem Laut Di Indonesia. Preprint.3

Dharsono. (2003). tinjauan seni rupa modern. Sekolah Tinggi Seni Indonesia Surakarta.33-58

Galgani, F. H. (2013, Juni 25). Marine litter within the European Marine Strategy. ICES Journal of, pp. 1055–1064.

Jambeck, J. R. (2015). Plastic waste inputs from land into the ocean, VOL 347 768-771.

L.Wright, S. (2013, July). The physical impacts of microplastics on marine organisms: A review. Environmental Pollution, pp. Volume 178, July 2013, Pages 483-492.

Widiarti, L. (2014). Seni patung. Padang: Fakultas Bahasa dan Seni. UNP. 13-21

Widiarti, L. (2024). pembelajaran seni patung berbasis nirmana. Padang: modul digital, universitas negeri padang. 11-49


Article Metrics

 Abstract Views : 213 times
 PDF Downloaded : 7 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.