Abstract
Penambangan terbuka di Pit South PT Anugerah Covindo Indonesia sangat dipengaruhi oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan akumulasi air limpasan dan air tanah. Sistem penyaliran eksisting menggunakan sump dan pompa Deflow 6D14 belum mampu menangani debit air masuk secara optimal. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas sistem penyaliran dengan metode analisis hidrologi menggunakan data curah hujan 2015–2024, metode rasional termodifikasi, serta evaluasi head dan daya pompa. Hasil menunjukkan debit air masuk sebesar 154.789,45 m³/jam, sedangkan kapasitas pompa hanya 1.240 m³/hari, menyebabkan genangan harian hingga 3,71 juta m³. Volume kolam pengendapan juga tidak mencukupi saat hujan ekstrem. Diperlukan penambahan pompa berkinerja tinggi dan perbaikan dimensi sump serta kolam pengendapan. Temuan ini penting untuk menjamin kontinuitas operasi tambang dan mencegah gangguan produksi akibat genangan.