The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Abstract


PT Andalan Artha Primanusa mempunyai target produksi pengupasan overburden sebesar 664.101,37 BCM/bulan pada bulan juni 2024 di pit section 2, sedangkan aktual hanya sebesar 532.280,50 BCM/bulan. Dapat disimpulkan bahwa produksi overburden bulan juni 2024 tidak tercapai. Target produksi tidak tercapai disebabkan belum adanya kajian teknis terkait kebutuhan alat gali muat (excavator), alat angkut (dumptruck), dan bulldozer. Maka perlu dilakukannya analisis kebutuhan alat gali muat (excavator), alat angkut (dumptruck), dan bulldozer guna mencapai target produksi yang optimal. Metode rasional digunakan untuk membandingkan produktivitas alat dengan volume material yang ditangani. Didapatkan kebutuhan alat gali muat (excavator) sebanyak 3 unit, kebutuhan alat angkut (dumptruck) sebanyak 24 unit, namun realisasi dilapangan hanya terdapat 19 unit untuk alat angkut (dumptruck), dibutuhkan penambahan alat angkut sebanyak 5 unit. Selain itu, analisis terhadap durasi aktivitas slippery menunjukkan perlunya 9 unit bulldozer untuk mempertahankan waktu rencana slippery sebesar 1,79 jam/hari. Optimalisasi pembagian segmen kerja untuk bulldozer dilakukan guna meningkatkan efektivitas operasional alat, sedangkan pada area disposal dibutuhkan 5 unit. Setelah dilakukan perbaikan dengan penambahan unit yang diperlukan, produksi overburden pada bulan Juni 2024 meningkat dari 532.280,50 BCM/bulan menjadi 681.948,92 BCM/bulan, melampaui target produksi yang ditetapkan sebesar 664.101,37 BCM/bulan.