Abstract
Bahan bakar (fuel) merupakan aspek penting pada pertambangan. Konsumsi bahan bakar yang tidak efisien pada alat mekanis akan membuat biaya produksi menjadi lebih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji biaya fuel dan fuel ratio alat gali muat serta alat angkut pada aktivitas pengupasan overburden di Pit E Banko Barat PT Satria Bahana Sarana. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unit Komatsu HD 785 memiliki konsumsi bahan bakar aktual yang tinggi dibandingkan standar perusahaan. Pada Komatsu HD 785 konsumsi bahan bakar aktualnya 64,39 liter/jam, jauh diatas standar 63 liter/jam, dengan produktivitas 70,07 BCM/jam, di bawah target 75 BCM/jam, sehingga nilai fuel ratio-nya 0,92 liter/BCM, melebihi standar 0,87 liter/BCM. Rekomendasi perbaikan dilakukan melalui optimalisasi cycle time dan efisiensi kerja, yang berhasil meningkatkan produktivitas Komatsu HD 785 menjadi 75,34 BCM/jam dengan fuel ratio 0,85 liter/BCM. Hal ini juga memperkecil biaya bahan bakar Komatsu HD 785 menjadi Rp. 760.262,-.