SPEECH ACTS AND FUNCTIONS OF EXPRESSIVE SPEECH OF POLISH BIPA LEARNERS AT UPT BAHASA UNS

Evrin Septya Lilasa Siagian(1), Sarwiji Suwandi(2), Andayani Andayani(3),
(1)   Indonesia
(2) Universitas Sebelas Maret  Indonesia
(3) Universitas Sebelas Maret  Indonesia

Corresponding Author
Copyright (c) 2018 Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa

DOI : https://doi.org/10.24036/ld.v12i1.10135

Full Text:    Language : id

Abstract


This study aimed to describe the use of speech acts in the form of locutionary acts, illocutionary acts, perlocutionary acts, and expressive speech acts used by foreign learners in the learning process of  Indonesian Language for Foreigners (BIPA). This research used descriptive qualitative method. The subject of this research was a Polish student who had been joining Darmasiswa Program at UPT Bahasa, Universitas Sebelas Maret. The technique of collecting data was by using free-listening-participating-speaking (SBLC). The technique of analyzing data was by using the interactive model. The interactive model used in this research was the extralingual interactive model. The results showed that there were types of locutionary acts, illocutionary acts, perlocutionary acts, and functions of expressive speech acts consisting of congratulating, expressing gratitude, criticizing, complaining, giving compliment, apologizing, offering and motivating.

Keywords/phrases: speech acts, expressive speech acts, BIPA


TINDAK TUTUR DAN FUNGSI TUTURAN EKSPRESIF PEMELAJAR BIPA ASAL POLANDIA DI UPT BAHASA UNS

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan tindak tutur berupa tindak tutur lokusi, ilokusi, perlokusi, dan tuturan ekspresif yang digunakan pemelajar asing dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah mahasiswa asing asal Polandia yang sedang mengikuti program Darmasiswa di UPT Bahasa Universitas Sebelas Maret. Teknik pengumpulan data adalah teknik perekaman dengan metode simak bebas libat cakap (SBLC). Analisis data menggunakan metode padan ekstralingual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat jenis-jenis tindak tutur lokusi, ilokusi, perlokusi dan fungsi tuturan ekspresifnya yang terdiri dari tuturan ekspresif mengucapkan selamat, terima kasih, mengkritik, mengeluh, memuji, meminta maaf, menawarkan, serta memotivasi.

Kata Kunci/frase: tindak tutur, tuturan ekspresif, BIPA  


Keywords


tindak tutur, tuturan ekspresif, BIPA

References


Austin, J.L. (1962). How to do things with words. Cambridge : Havard University Press.

Chaer, A. (2010). Kesantunan berbahasa. Jakarta: Rineka Cipta.

Haerunnisa, E. (2017). Tindak tutur bertanya dosen dalam pembelajaran bahasa Inggris pada jurusan bahasa inggris di STKIP yapis dompu. LingTera, 4 (1), Hal. 45-58.

Hermaji, B. (2013). Tindak tutur penerimaan dan penolakan dalam bahasa Indonesia. Cakrawala, Vol. 7 No. 1, Hal. 1-10.

Irma, C N. (2017). Tindak tutur dan fungsi tuturan ekspresif dalam acara rumah perubahan Rhenald kasali. Jurnal SAP Vol. 1 No. 3, Hal. 238-248.

Kusmiatun, A. (2016). Mengenal BIPA (Bahasa Indonesia Penutur Asing) dan pembelajarannya. Yogyakarta: K-Media.

Luckiyanti

, Sahid Teguh Widodo

& Edy Tri Sulistyo

Luckiyanti

, Sahid Teguh Widodo

& Edy Tri Sulistyo

Luckiyanti, R., Sahid T.W., & Edy T.S. (2017). Tindak tutur ilokusi pada pementasan ludruk Joko Sambang pendekar Gunung Gangsir. Lingua Didaktika, Vol. 11 No. 1, Hal. 65-76.

Mahsun. (2012). Metode penelitian bahasa. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Moleong, L.J. (2012). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Muliastuti, L. (2017). Bahasa indonesia bagi penutur asing. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Parera, J.D. (2004). Teori Semantik 2. Jakarta: Erlangga.

Poerwandari, E.K. (2005). Pendekatan kualitatif untuk penelitian perilaku manusia (edisi.Ketiga). Depok: LPSP3 Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Rahardi, K. (2003). Berkenalan dengan ilmu bahasa pragmatik. Malang: Dioma.

Riswanti. (2014). Analisis tindak tutur direktif dan ekspresif dalam novel kembang saka persi karya Soebagijo I. N. Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Jawa_Universitas Muhammadiyah Purworejo .Vol. 05 / No. 04 , Hal. 56-74.

Rochmah, F.A. (2016). Bentuk dan fungsi tindak tutur ekspresif dalam film Intouchables karya Olivier Nakache dan Eric toledano. Skripsi, UNY.

Rohmadi, M. (2004). Pragmatik: teori dan analisis. Yogyakarta: Lingkar Media.

Rustono. (1999). Pokok – pokok pragmatik. Semarang: IKIP Semarang Pers

Rustono. (2000). Implikatur percakapan humor. Semarang: IKIP Semarang Press

Sari, F.D. (2013). Tindak tutur dan fungsi tuturan ekspresif dalam acara galau nite di Metro TV: suatu kajian pragmatik. Skriptorium, Vol. 1, No. 2, Hal. 1-14.

Searle. (1969). Speech acts an essay in the philosophy of language. Oxford: Basil Blacwell.

Sudaryanto. (1993). Metode dan aneka teknik analisis bahasa. Yogyakarta: Duta.

Wijana, I.D.P. (1996). Dasar-dasar pragmatik. Yogyakarta: Andi.

Syamsyudin, A.R., & Damaianti, V.S. (1998). Studi wacana bahasa indonesia. Depdikbud, bagian proyek penataran guru SLTP. Setara D-III.

Widodo, H. (1994). Meningkatkan motivasi dan pajanan pembelajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing. Makalah KIPBIPA I (TISOL). Salatiga: UKSW.

Wulandari, Agustina, Manaf, N. A. (2015). Tindak tutur ekspresif Mario Teguh dalam acara “Golden Ways”. Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajaran, Vol. 2 Nomor 1, Hal 99-113.

Yule, G. (2014). Pragmatik. Jakarta: Pustaka Pelajar.


Article Metrics

 Abstract Views : 2152 times
 PDF Downloaded : 603 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Lingua Didaktika: Jurnal Bahasa dan Pembelajaran Bahasa

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.