The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Abstract


Latar Belakang: Perkembangan teknologi digital yang pesat mendorong penyebaran informasi secara cepat melalui media sosial, namun juga meningkatkan risiko tersebarnya misinformasi dan hoaks. Literasi digital menjadi kemampuan yang harus dimiliki masyarakat untuk menyaring dan mengevaluasi informasi secara kritis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tren dan perkembangan penelitian literasi digital terkait misinformasi menggunakan analisis bibliometrik dengan aplikasi VOSviewer. Metode: Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah publikasi meningkat secara signifikan sejak tahun 2020, dengan puncaknya pada 2023. Amerika Serikat menjadi negara dengan kontribusi tertinggi, sedangkan Indonesia masih memiliki jumlah publikasi yang relatif sedikit. Visualisasi co-authorship menunjukkan bahwa kolaborasi antarpenulis masih terbatas, dengan hanya beberapa penulis yang berperan sentral dalam jaringan penelitian. Sementara itu, analisis co-occurrence menghasilkan tiga klaster utama kata kunci, yaitu information literacy, misinformation, dan digital literacy. Overlay visualization menunjukkan pergeseran fokus kajian dari isu fake news ke misinformation dan literasi digital dalam beberapa tahun terakhir. Kesimpulan: Literasi digital merupakan topik penting yang terus berkembang dalam penelitian global, khususnya dalam mengatasi penyebaran misinformasi di media sosial. Penelitian ini juga memiliki keterbaruan dari sisi waktu kajian (hingga 2025) dan menyoroti bahwa penelitian di Indonesia masih tergolong minim dalam topik ini.


Keywords


Kata Kunci: Literasi Digital; Misinformasi; Hoaks; Analisis Bibliometrik; VOSviewer; Media Sosial