The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Abstract


Media sosial telah berkembang menjadi sarana komunikasi yang strategis dalam mendukung kegiatan promosi di berbagai sektor, termasuk bidang jasa kearsipan. Dalam era digital, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat berbagi informasi, tetapi juga sebagai wadah interaksi yang efektif antara lembaga dan masyarakat. Penelitian ini membahas bagaimana pemanfaatan media sosial berkontribusi terhadap peningkatan promosi layanan kearsipan melalui studi kasus di PT Putraduta Buanasentosa (Indoarsip) sebagai salah satu lembaga pengelola arsip profesional di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta analisis terhadap berbagai dokumen dan konten media sosial yang dikelola oleh Indoarsip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media sosial mampu memperluas jangkauan informasi, meningkatkan interaksi dengan pengguna, serta memperkuat citra profesional lembaga dalam memberikan layanan kearsipan. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan, seperti rendahnya literasi masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan arsip, keterbatasan sumber daya manusia pengelola media sosial, serta perlunya konsistensi dalam perencanaan dan pembuatan konten promosi. Kontribusi penelitian ini terletak pada pengayaan kajian akademik mengenai pemanfaatan media sosial dalam sektor kearsipan, khususnya pada lembaga kearsipan swasta yang masih relatif terbatas dibahas dalam literatur. Selain itu, penelitian ini memberikan kontribusi praktis berupa rekomendasi strategis bagi lembaga kearsipan dalam mengoptimalkan media sosial sebagai sarana promosi, edukasi publik, dan pembentukan citra profesional di era transformasi digital. Secara keseluruhan, media sosial memiliki peran strategis sebagai alat komunikasi modern yang mendukung promosi layanan kearsipan dan memberikan implikasi penting bagi pengembangan strategi pemasaran digital lembaga sejenis.