Analisis tingkat pendidikan sebagai faktor untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia di Desa Sawarna Timur

Tatum Tivani(1), Sabrina Nur Tazkiyatunnufus(2), Afifah Ghina Rahmani(3), Gendis Nastiti(4), Muhammad Luthfi Wibowo(5), Faiz Zulhadriansyah(6),
(1) Kesejahteraan Sosial, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta  Indonesia
(2)   Indonesia
(3) Kesejahteraan Sosial, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakartaa  Indonesia
(4) Kesejahteraan Sosial, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakartaa  Indonesia
(5) Kesejahteraan Sosial, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta  Indonesia
(6) Kesejahteraan Sosial, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.24036/jbmp.v15i1.137848

Full Text:    Language : id

Abstract


Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama di daerah pedesaan dengan akses pendidikan terbatas. Di Desa Sawarna Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Hal ini menjadi suatu tantangan ketika peran pendidikan juga membentuk kemampuan, keterampilan, serta cara berpikir masyarakat desa guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga dengan latar pendidikan beragam. Hasilnya menunjukkan 73,8% penduduk hanya menamatkan pendidikan dasar, sehingga literasi, keterampilan, dan produktivitas ekonomi rendah. Sebaliknya, individu berpendidikan tinggi atau yang mengikuti pelatihan lebih mampu mengelola potensi lokal seperti produksi dan pemasaran sale pisang. Kajian ini menegaskan relevansi teori modal manusia, di mana pendidikan merupakan investasi utama untuk produktivitas, serta perlunya sinergi pendidikan formal dan nonformal guna membangun SDM desa yang mandiri dan kompetitif. 


Keywords


Pembangunan desa; Pendidikan formal; Pendidikan non-formal; Sumber daya manusia; Desa Sawarna Timur

References


Antonietti, C., Cattaneo, A., & Amenduni, F. (2022). Can teachers’ digital competence influence technology acceptance in vocational education? Computers in Human Behavior, 132, 107266. doi: 10.1016/j.chb.2022.107266

Badan Pusat Statistik. (2024). Indeks pembangunan manusia Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Lebak. (2025). Kabupaten Lebak dalam angka 2025. Badan Pusat Statistik Kabupaten Lebak.

Badan Pusat Statistik Provinsi Banten. (2025). Rata-rata lama sekolah menurut kabupaten/kota di Provinsi Banten. Badan Pusat Statistik Provinsi Banten.

Becker, G. S. (n.d.). Human capital: A theoretical and empirical analysis with special reference to education (3rd ed.).

Burhanudin. (2021). Human capital theory sebagai landasan teoritis dalam human resource development. Jurnal STIE Semarang, 13(1), 1–12. doi: 10.33747

Dewey, J. (1997). Experience and education. Touchstone.

Fahmi, M., & Mulyono, Y. O. (2015). Pendidikan, human capital ataukah signaling? Studi kasus Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Pembangunan Indonesia, 15(2), 113–120. doi: 10.21002/jepi.v15i2.01

Gillies, D. J. (2015). Human capital theory in education.

Hadiwibowo, Y., Setiya, T., & Raharjo, T. (2025). Impacts of rural development on human development in Indonesia. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 14(1), 53–64. doi: 10.15408/sjie.v14i1.44453

Hasibuan, M. S. P. (2000). Manajemen sumber daya manusia. PT Bumi Aksara.

Hermansah, B., Setywati, H., Nasuka, N., & Setiawaty, E. (2025). Enhancing digital competencies through technology integration in vocational education. Jurnal MENTARI: Manajemen, Pendidikan dan Teknologi Informasi, 4(1), 40–51. doi: 10.33050/mentari.v4i1.906

Indrawati, S. M., & Kuncoro, A. (2021). Improving competitiveness through vocational and higher education: Indonesia’s vision for human capital development in 2019–2024. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 57(1), 29–59. doi: 10.1080/00074918.2021.1909692

Leksono, A. W., Bratamanggala, R., & Saleh, S. (2025). Human resources and community consumption factors: An overview of Indonesia’s growth. Formosa Journal of Sustainable Research, 4(6), 1151–1160. doi: 10.55927/fjsr.v4i6.381

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Purbadharmaja, I. B. P., Setiawan, P. Y., Irwansyah, M. R., & Narmaditya, B. S. (2023). Human resource competency, economic potential, and village-based enterprises’ productivity: The mediating role of governance. Asian Journal for Public Opinion Research, 11(1), 31–53. doi: 10.15206/ajpor.2023.11.1.31

Sari, V. A. (2024). Insights from the subnational human capital index in Indonesia. Social Indicators Research, 172(2). doi: 10.1007/s11205-024-03322-x

Suherman, A., Firmansyah, Y., & Suherman, S. (2024). Manajemen sumber daya manusia yang efektif dan efisien dalam pendidikan di era 5.0. Journal of Education Research, 5(2), 2066–2073. doi: 10.37985/jer.v5i2.1079

Syamsu Rijal, To Tadampali, A. C., Marhawati, Arisah, N., & Adiningsih, S. H. S. (2025). Human resource investment strategy in increasing productivity of economic sectors in Indonesia. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 2259–2265. doi: 10.31004/jerkin.v3i4.823

Syamsurijal, S. (2024). Titik temu pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia berdaya saing. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(03), 545–553. doi: 10.47709/educendikia.v3i03.3398

Tilaar, H. A. R. (2004). Paradigma baru pendidikan nasional. Rineka Cipta.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2014). Economic development (12th ed.). Pearson.


Article Metrics

 Abstract Views : 114 times
 PDF (Bahasa Indonesia) Downloaded : 32 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.