Abstract
Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), terutama di daerah pedesaan dengan akses pendidikan terbatas. Di Desa Sawarna Timur, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Hal ini menjadi suatu tantangan ketika peran pendidikan juga membentuk kemampuan, keterampilan, serta cara berpikir masyarakat desa guna meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, melibatkan aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga dengan latar pendidikan beragam. Hasilnya menunjukkan 73,8% penduduk hanya menamatkan pendidikan dasar, sehingga literasi, keterampilan, dan produktivitas ekonomi rendah. Sebaliknya, individu berpendidikan tinggi atau yang mengikuti pelatihan lebih mampu mengelola potensi lokal seperti produksi dan pemasaran sale pisang. Kajian ini menegaskan relevansi teori modal manusia, di mana pendidikan merupakan investasi utama untuk produktivitas, serta perlunya sinergi pendidikan formal dan nonformal guna membangun SDM desa yang mandiri dan kompetitif.