DIAGNOSTIK PERMASALAHAN ANAK DI ERA DIGITAL: IDENTIFIKASI GANGGUAN PERILAKU AKIBAT PAPARAN MEDIA SOSIAL
), Chairunnisa Chairunnisa(2), Leli Hasanah(3), Yumna Ramadhani(4), Faizatul Faridy(5), (1) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry 
(2) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry 
(3) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry 
(4) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry 
(5) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry 
Corresponding Author
DOI : https://doi.org/10.24036/138187
Full Text:
Language : id
Abstract
Kemajuan pesat teknologi digital telah mengintegrasikan media sosial dan perangkat digital secara mendalam ke dalam kehidupan sehari-hari anak usia dini, sehingga menghadirkan tantangan baru bagi pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak paparan media sosial terhadap perilaku anak usia dini, mengidentifikasi gangguan perilaku yang ditimbulkan, serta mendeskripsikan strategi diagnostik yang efektif untuk deteksi dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian literatur komprehensif, dengan data yang diperoleh dari berbagai sumber sekunder yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa paparan berlebihan dan tanpa pendampingan terhadap konten digital yang serba cepat serta tren media sosial dapat menyebabkan berbagai masalah perilaku yang signifikan. Gangguan tersebut meliputi kesulitan dalam regulasi emosi, penurunan perhatian dan konsentrasi, perilaku imitasi negatif, hambatan dalam interaksi sosial, serta ketergantungan yang tinggi terhadap stimulus digital. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan diagnostik yang sistematis, bukan sekadar pemberian label klinis pada anak.
Strategi diagnostik yang efektif bagi pendidik dan orang tua meliputi observasi perilaku secara langsung, komunikasi yang konsisten dengan orang tua, dokumentasi perkembangan anak, serta identifikasi faktor risiko. Pada akhirnya, upaya meminimalkan dampak negatif era digital memerlukan peningkatan literasi digital, keseimbangan aktivitas non-layar, serta kolaborasi berkelanjutan antara keluarga dan pendidik anak usia dini guna mendukung perkembangan anak secara optimal.
Article Metrics
Abstract Views : 86 times
PDF (Bahasa Indonesia) Downloaded : 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.



