Dampak Keluarga Broken Home terhadap Perkembangan Emosional Anak Taman Kanak Kanak Negeri Pembina 2 Gunung Kerinci
), Winda Oktaviana(2), Birrul Walid Primadasa(3), Wulansari Vitaloka(4), (1) Institut agama Islam negeri Kerinci 
(2) Institut Agama Islam Negeri Kerinci 
(3) Institut Agama Islam Negeri Kerinci 
(4) Institut Agama Islam Negeri Kerinci 
Corresponding Author
DOI : https://doi.org/10.24036/138172
Full Text:
Language : id
Abstract
TK Negeri Pembina 2 Gunung Kerinci merupakan salah satu lembaga pendidikan anak usia dini yang menerapkan program pengembangan emosional anak sesuai dengan kurikulum pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan emosional anak usia dini dari keluarga broken home di TK Negeri Pembina 2 Gunung Kerinci dan faktor yang memengaruhi kondisi emosional anak dari keluarga broken home di TK Negeri Pembina 2 Gunung Kerinci. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan, melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah anak-anak dari keluarga broken home. Data dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia dini dari keluarga broken home cenderung mengalami ketidakstabilan emosional, seperti murung, pendiam, agresif, mudah marah, dan kesulitan bersosialisasi. Faktor yang paling berpengaruh adalah kurangnya perhatian dan kasih sayang orang tua, kondisi ekonomi, lingkungan tempat tinggal, serta kualitas komunikasi pasca perceraian. Sekolah berperan penting melalui strategi berupa pendekatan personal, perhatian ekstra dari guru, program khusus kesadaran emosional, penyediaan ruang konseling, serta kegiatan ekspresif seperti bermain, menggambar, seni, dan diskusi. Guru berupaya memberikan dukungan dengan kasih sayang dan perhatian. Secara keseluruhan, keberhasilan mendukung perkembangan emosional anak broken home sangat bergantung pada sinergi antara sekolah, guru dan orang tua, dengan dukungan tambahan dari konselor atau psikologi
Kata Kunci: keluarga broken home, perkembangan emosional, anak usia dini
Article Metrics
Abstract Views : 24 times
PDF (Bahasa Indonesia) Downloaded : 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.



