Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bentuk kolaborasi antara Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) dan Daycare Bocah Emas dalam mengoptimalkan lingkungan kampus sebagai sumber belajar anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Partisipan terdiri atas pengajar daycare yang merupakan alumni PGPAUD UNTIRTA dan orang tua anak yang merupakan dosen UNTIRTA. Data dikumpulkan melalui observasi kegiatan belajar, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas kampus seperti taman, laboratorium pendidikan, dan lapangan olahraga dimanfaatkan untuk kegiatan eksplorasi sains, literasi, dan motorik anak. Kolaborasi ini memberikan manfaat ganda: memperkaya pengalaman belajar anak dan menjadi sarana praktik pedagogis serta penelitian bagi dosen dan mahasiswa. Tantangan utama meliputi koordinasi jadwal, regulasi keamanan, dan kesiapan fasilitas. Penelitian menyimpulkan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan daycare dapat menciptakan ekosistem pembelajaran holistik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.