Abstract
Latar belakang penelitian ini berfokus pada tantangan yang dihadapi guru PAUD dalam
melaksanakan asesmen yang efektif dan efisien. Banyak guru masih bergantung pada metode
asesmen tradisional yang seringkali memakan waktu dan tidak selalu mencerminkan perkembangan
anak secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Asesmen Berbasis
Digital (MABADI) guna meningkatkan efektivitas asesmen di Pendidikan Anak Usia Dini. Metode
yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE, mencakup analisis kebutuhan, desain,
implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari guru PAUD di Elpist Temanggung.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil analisis
kebutuhan menunjukkan bahwa media asesmen sangat diperlukan oleh guru, dengan fokus pada
kemudahan penggunaan, kesesuaian dengan kurikulum, efisiensi waktu, serta keamanan dan privasi.
MABADI dirancang untuk mengatasi keterbatasan asesmen tradisional, menawarkan fitur-fitur
seperti catatan anekdot, portofolio digital, dan ceklis, yang dapat diakses melalui laptop dan
smartphone dikarenakan berbasis website. Uji kelayakan dari pakar asesmen menunjukkan skor
71,87% untuk materi (kategori layak), 81,25% untuk pakar media (kategori layak), dan 78,125%
untuk efektivitas (kategori layak digunakan). Temuan ini mengindikasikan bahwa MABADI dapat
menjadi solusi inovatif dalam asesmen PAUD yang lebih efektif dan efisien, serta mendukung
perkembangan anak secara holistik.
Kata Kunci: Media digital, Asesmen, PAUD
melaksanakan asesmen yang efektif dan efisien. Banyak guru masih bergantung pada metode
asesmen tradisional yang seringkali memakan waktu dan tidak selalu mencerminkan perkembangan
anak secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Asesmen Berbasis
Digital (MABADI) guna meningkatkan efektivitas asesmen di Pendidikan Anak Usia Dini. Metode
yang digunakan adalah R&D dengan model ADDIE, mencakup analisis kebutuhan, desain,
implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari guru PAUD di Elpist Temanggung.
Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil analisis
kebutuhan menunjukkan bahwa media asesmen sangat diperlukan oleh guru, dengan fokus pada
kemudahan penggunaan, kesesuaian dengan kurikulum, efisiensi waktu, serta keamanan dan privasi.
MABADI dirancang untuk mengatasi keterbatasan asesmen tradisional, menawarkan fitur-fitur
seperti catatan anekdot, portofolio digital, dan ceklis, yang dapat diakses melalui laptop dan
smartphone dikarenakan berbasis website. Uji kelayakan dari pakar asesmen menunjukkan skor
71,87% untuk materi (kategori layak), 81,25% untuk pakar media (kategori layak), dan 78,125%
untuk efektivitas (kategori layak digunakan). Temuan ini mengindikasikan bahwa MABADI dapat
menjadi solusi inovatif dalam asesmen PAUD yang lebih efektif dan efisien, serta mendukung
perkembangan anak secara holistik.
Kata Kunci: Media digital, Asesmen, PAUD