The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Abstract


Flyrock merupakan salah satu potensi bahaya utama dalam kegiatan peledakan tambang terbuka yang dapat mempengaruhi keselamatan dan kelancaran operasional pertambangan. Penelitian ini dilakukan di Pit E Utara Banko Tengah PT Bukit Asam Tbk, untuk menganalisis jarak lemparan flyrock baik secara aktual maupun teoritis serta menilai pengaruh metode airdeck melalui pendekatan Scaled Depth of Burial (SDOB). Hasil pengamatan menunjukkan jarak aktual flyrock berkisar 5,17–61 m dengan rata-rata 28,76 m . Perhitungan teoritis menggunakan metode Ebrahim Ghasemi menghasilkan rata-rata 22,78 m , sedangkan metode Richard & Moore memberikan nilai bervariasi yaitu face burst 51,14 m , cratering 26,47 m , dan riffling 9,05 m . Deviasi hasil menunjukkan bahwa kategori cratering paling mendekati kondisi lapangan. Nilai rata-rata SDOB sebesar 1,56 m/kg¹ᐟ³ mengklasifikasikan energi ledakan pada kategori very controlled energy , yang menandakan distribusi energi ledakan sangat terkendali dan risiko flyrock minim. Temuan ini menunjukan bahwa penerapan metode airdeck berperan penting dalam menjaga kestabilan energi ledakan dan menekan potensi bahaya flyrock.