Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi dari permasalahan yang peneliti temukan di SLB
Negeri 1 Painan yaitu seorang peserta didik disabilitas intelektual ringan yang belum
mampu mengenal lambang bilangan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut,
digunakan pendekatan pembelajaran yang lebih konkret dan kontekstual melalui
penerapan model discovery learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuktikan
model discovery learning efektif dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang
bilangan 1 sampai 20 pada anak disabilitas intelektual ringan kelas II di SLB Negeri 1
Painan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode
eksperimen berbentuk SSR (single subject research) dan desain A-B-A.
Hasil penelitian menunjukkan pada kondisi baseline (A1) dilakukan pengamatan
sebanyak 4 kali dengan persentase stabil 56%. Setelah diberikan intervensi (B)
menggunakan model discovery learning, terjadi peningkatan dengan presentase stabil
93% dan pada kondisi baseline (A2) memperoleh persentase stabil 93%.
Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa model Discovery Learning efektif
dalam meningkatkan kemampuan mengenal lambang bilangan 1-20 pada anak
disabilitas intelektual ringan