Abstract
Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan temuan anak disabilitas intelektual ringan kelas III di SLBN 1 Harau yang masih belum mampu untuk membaca permulaan yaitu kata benda yang sering dijumpai sehari-hari. Tujuan dari studi ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca tersebut melalui penggunaan Metode Bermain,. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Single Subject Research (SSR) model A-B-A. Data diperoleh melalui tes dan dianalisis menggunakan grafik visual. Subjek penelitian merupakan satu orang anak disabilitas intelektual ringan kelas III. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca permulaan, dari 20% pada fase Baseline awal (A1), menjadi 100% saat fase Intervensi (B), dan stabil di angka 100% saat fase Baseline akhir (A2). Temuan ini menunjukkan bahwa bermain dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak.
Keywords
Metode Bermain; Membaca Permulaan; Disabilitas Intelektual Ringan.