Abstract
Penelitian ini membahas tentang penerapan teknik Negative Reinforcmen untuk mengurangi prilaku off-task pada anak gangguan emosi dan prilaku di TK YKI Pertiwi. Adapun focus penelitian kali ini yaitu pada prilaku off task Motorik Behavior yang meliputi prilaku berjalan didalam kelas, keluar kelas dan melempar benda dikelas. Adapun jenis penelitian kali ini adalah penelitian SSR (Single Subject Research) dengan desain Multiple Basaline Cross Variabel dimana desain ini dijalankan dengan menerapkan satu intervensi basaline A dan intervensi Basaline B secara bersamaan. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya penurunan pada prilaku off task pada siswa gangguan emosi dan prilaku di TK YKI Pertiwi, meski pada setiap variabel yang diteliti terdapat perbedaan persentase kestabilan. Adapun presentase kestabilan pada variabel perilaku berjalan dikelas adalah sebesar 75%, pada variabel berjalan keluar kelas sebanyak hanya 17% sedangkan pada perilaku melempar benda dikelas persentase kestabilan mencapai 100%. dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik Negative Reinforcmen Untuk Mengurangi Prilaku off-task Pada Anak Gangguan Emosi dan Prilaku dapat dikatakan evektif. Hal ini dikarenakan terjadinya penurunan yang jelas pada setiap pertemuannya. Meski presentasi stabilitas yang didapatkan pada setiap variabel beragam dengan ada yang tergolong tinggi.
Keywords
Negative Reinforcmen, Off-task