Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh temuan terhadap seorang anak kelas XI dengan disabilitas fisik di SLB YAPPAT Lubuk Sikaping yang menunjukkan tingkat pemahaman yang rendah terhadap materi Ilmu Pengetahuan Alam, khususnya pada topik ekosistem. Adapun tujuan dari studi ini adalah guna meningkatkan pemahaman anak tersebut melalui penerapan media permainan edukatif Jenga Pintar, yang mencakup balok-balok bergambar tanda tanya dan kaca pembesar, kartu berisi informasi, serta kartu soal yang berkaitan dengan ekosistem. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif dan mengadopsi metode Single Subject Research (SSR) dan rancangan model A-B-A. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian tes, kemudian dianalisis menggunakan grafik visual. Penelitian ini difokuskan pada satu anak yang duduk di kelas XI yang memiliki disabilitas fisik. Hasil penelitian memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman, yaitu dari 30% pada tahap Baseline awal (A1), meningkat menjadi 80% saat fase intervensi (B), dan stabil di angka 80% pada Baseline akhir (A2). Temuan ini mengindikasikan bahwa pemanfaatan media Jenga Pintar terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman anak terhadap materi ekosistem dalam pembelajaran IPA.
Keywords
Jenga Pintar; Pembelajaran IPA; Ekosistem; Tunadaksa; Media Permainan Edukatif.