Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan yang peneliti temukan pada seorang peserta didik tunadaksa yang masih mengalami kesulitan dalam melakukan operasi penjumlahan bilangan 1–10. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas alat permainan edukatif papan mobil hitung dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan bilangan 1–10 pada anak tunadaksa. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dalam bentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Teknik pengumpulan data berupa tes dengan alat pengumpulan data berupa soal penjumlahan. Subjek penelitian adalah satu orang peserta didik tunadaksa yang duduk di kelas II dan bersekolah di SLB YPPLB Padang. Penelitian dilaksanakan di rumah peserta didik, tepatnya di dalam kamar, dengan posisi belajar sambil berbaring di kasur karena kondisi fisik peserta didik belum memungkinkan untuk duduk dalam waktu lama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi baseline (A) selama tiga kali pengamatan, peserta didik memperoleh persentase berturut-turut sebesar 30%, 30%, dan 30%. Setelah diberikan intervensi menggunakan papan mobil hitung pada kondisi (B) sebanyak tujuh kali pengamatan, peserta didik mengalami peningkatan kemampuan dengan persentase berturut-turut sebesar 40%, 50%, 60%, 70%, 90%, 90%, dan 90%. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat permainan edukatif papan mobil hitung efektif dalam meningkatkan kemampuan penjumlahan bilangan 1–10 pada anak tunadaksa.
Keywords
Papan Mobil Hitung, Penjumlahan Bilangan 1–10, Anak Tunadaksa