Abstract
Penelitian ini membahas tentang strategi belajar seorang mahasiswa penyandang disabilitas netra yang meskipun mengalami hambatan penglihatan, X tetap dapat mengikuti perkuliahan dengan sangat baik, bahkan berhasil mencapai Indeks Prestasi Kumulatif sebesar 3.74. Adapun yang dibahas dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana strategi belajar yang dilakukan mahasiswa disabilitas netra X di Universitas Negeri Padang. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian kali ini adalah penelitian kualitatif studi kasus. Subyek penelitian kali ini adalah seorang mahasiswa penyandang disabilitas netra yang sedang belajar di semester VI di departemen SenDraTaSik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang yang mengalami kebutaan total (buta total). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa penyandang disabilitas netra X memiliki strategi belajar sebelum perkuliahan dengan mencari bahan bacaan sebanyak nya sesuai materi yang akan dibahas dan memahami materi tersebut. Kemudian strategi belajar siswa penyandang disabilitas netra X saat sedang belajar di perkuliahan adalah dengan duduk didepan atau di dekat sumber suara pemateri serta terlibat aktif dalam diskusi. Strategi belajar setelah perkuliahan adalah dengan melakukan negosiasi kepada dosen jika ada tugas atau ujian yang tidak dapat diakses hingga * mendapatkan tugas perwakilan dan kemudahan dalam mengakses ujian. Media terbuka dan alat bantu yang X pakai adalah aplikasi Screen Reader. Kendala X dalam perkuliahan adalah sulitnya menemukan akses ke buku tertentu serta proposal dan skripsi. Upaya yang Dilakukan dalam mengatasi masalh tersebut adalah dengan meminta bantuan keluarga dan teman, serta berkoordinasi dengan dosen terkait agar X bisa diberi kemudahan.