Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menyebarkan penggunaan media buku halus dalam meningkatkan kerapian tulisan tangan pada peserta didik dengan disabilitas intelektual ringan. Metode Penelitian Satu Tema (SSR) digunakan, dengan desain ABA yang terdiri dari tiga tahap: baseline awal (A1), intervensi (B), dan baseline akhir (A2). Seorang Peserta didik laki-laki kelas IX di SLBN 1 Sungai Pagu yang mengalami kesulitan menjaga kerapian tulisan tangan adalah subjek penelitian. Terdapat lima faktor kerapian penulisan : Merapatkan huruf, presisi dalam penulisan spasi antar kata, konsistensi ukuran huruf, dan presisi huruf digunakan untuk mengumpulkan data, kemudian dikumpulkan melalui tes berupa salinan teks cerita pendek yang telah disediakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapian menulis meningkat secara signifikan. Dari rata-rata 46,66% pada baseline awal menjadi 64,76% saat intervensi dan meningkat menjadi 83,33% pada nilai akhir. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan buku halus efektif dalam meningkatkan kerapian menulis peserta didik dengan kualifikasi intelektual ringan, karena garis-garis kecil dalam buku halus memberikan struktur visual dan petunjuk yang lebih jelas, sehingga peserta didik dapat menulis dengan lebih tepat di saat menulis kembali di buku biasa.