Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan siswa tunagrahita ringan kelas VI di SLB YPAC Sumatera Barat yang memiliki masalah dalam penjumlahan 1-50 deret kebawah. Tujuan dari penelitian ini yaitu meningkatkan kemampuan penjumlahan deret kebawah 1-50 pada anak tunagrahita ringan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen. Metode penelitian eksperimen yang digunakan adalah Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Subjek dalam penelitian ini yaitu satu subjek yaitu siswa tunagrahita ringan kelas VI di SLB YPAC Sumatera Barat. Penelitian ini menggunakan video tutorial sebagai variabel bebas, dan variabel terikatnya yaitu kemampuan penjumlahan deret 1-50 kebawah. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik tes soal dengan alat pengumpulan data berupa instrument dengan cara checklist dan kemudian diolah menjadi presentase. Teknik analisis data yang di gunakan analisis visual grafik. Hasil Penelitian pada kondisi Baseline dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dengan Presentase 40%, 50%, 50% dan Pada Intervensi Melalui Video tutorial dilakukan sebanyak 8 kali pertemuan dengan Presentase 70%, 80%, 80%, 90%, 90% , 90%, 90% 90% .Hasil penelitian ini menunjukkan kemampuan penjumlahan deret 1-50 kebawah dapat meningkat melalui Video tutorial bagi Anak tunagrahita ringan kelas VI di SLB YPAC Sumatera Barat. kemampuan penjumlahan deret 1-50 kebawah saat diberikan Intervensi Melalui Video tutorial mencapai 90% pada lima kali pertemuan terakhir dan Stabil dengan Prensentase stabilitas 87%.