Memaknai Takhayul Kehamilan dan Kelahiran pada Masyarakat Betawi: Kajian Antropolinguistik

Afifah Febriyanti, Trisna Andarwulan

Abstract


The Betawi people have a rich and fascinating cultural heritage, one of which is their folk beliefs or superstitions, which are expressions of Betawi oral folklore. This study aims to describe the forms, meanings, and functions of pregnancy and childbirth superstitions among the Betawi people. The method applied is a qualitative descriptive approach based on an anthropological linguistic perspective. The research data was obtained from a Betawi cultural expert and two native Betawi residents. The research data consists of superstitious expressions in the form of words, phrases, or clauses related to pregnancy and childbirth in the Betawi community. The data collection technique used was semi-structured interviews. Then, the data was analyzed using Miles-Huberman's interactive model, reinforced by source triangulation and the application of Austin's (1962) theory of performativity to examine the pragmatic function of superstition. The results of this study show that the linguistic structure of superstitions surrounding pregnancy and childbirth is dominated by the imperative form, indicating collective expectations and social control over women's bodies. Meanwhile, cultural meanings encompass spiritual protection and the reproduction of gender norms. Finally, in terms of function, pregnancy and childbirth superstitions serve educational, health, and protective functions.  This study expands the discourse on language as social control  in folklore by revealing how pregnancy and childbirth superstitions produce gender norms through imperative structures.


Keywords


(Antropolinguistik; Betawi; kehamilan; kelahiran; takhayul) (Anthropolinguistics; Betawi; pregnancy; birth; superstition)

Full Text:

PDF

References


Agustin, Dwi, dan Neneng Nurjanah. 2023. “Makna Leksikal dan Kultural Upacara Adat Betawi: Kajian Antropolinguistik.” Salingka 20 (1): 33–50. https://doi.org/10.26499/salingka.v20i1.832

Alwi, Hasan. 1992. Modalitas dalam Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Kanisius.

Austin, John Langshaw. 1962. How to do things with words. Oxford University Press.

Buchory Maulana, Achmad, Faris Muhammad Rafiq, dan Dwi Septiani. 2024. “Makna Leksikal dan Makna Kultural dalam Mitos dan Pantangan Masyarakat Betawi.” Jurnal Sasindo UNPAM 12 (1): 39–48. https://doi.org/10.32493/sasindo.v12i1.39-48.

Chaer, Abdul. 2013. Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Rineka Cipta.

———. 2015. Betawi Tempo Doeloe: Menelusuri Sejarah Kebudayaan Betawi. Jakarta: Masup.

———. 2017. Folklor Betawi Kebudayaan dan Kehidupan Orang Betawi. Jakarta: Masup.

Danandjaja, James. 2002. Folklor Indonesia (Ilmu Gosip, Dongeng dan Lain-lain) Cet. VI. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti.

Desyanti, Harwin Holilah, Aisyah Imroatus Sholihah, Jamilatur Rahmah, Naflah Erlina Elysi, dan Silva Safira. 2024. “Perbedaan Pertumbuhan Bayi dengan Perawatan Sehari-hari Menggunakan Gurita dan Tidak Menggunakan Gurita di Posyandu Desa Randu Merak.” Jurnal Ners 8 (1): 757–62. https://doi.org/10.31004/jn.v8i1.23031.

Duranti, Alessandro. 2021. Linguistic Anthropology. Cambridge University Press.

Fitriana, Sulis, dan Sri Lestari. 2023. “Takhayul (Ungkapan Kepercayaan Rakyat) Pada Masa Kehamilan Dan Kelahiran Di Dusun Gumeng Kecamatan Jenawi Kabupaten Karanganyar.” Skripsi thesis. Surakarta: UIN Raden Mas Said Surakarta. https://eprints.iain-surakarta.ac.id/id/eprint/3848.

Foley, William A. 2016. Anthropological Linguistics: An Introduction. Blackwell Publishing.

Geertz, Clifford. 2013. The Interpretation of Cultures. Basic Books.

Jauhari, Heri. 2018. Folklor: Bahan Kajian Ilmu Budaya, Sastra, dan Sejarah. Bandung: Yrama Widya.

Khairah, Miftahul, dan Sakura Ridwan. 2022. Sintaksis: Memahami Satuan Kalimat Perspektif Fungsi. Bumi Aksara.

Khotimah, Siti. 2023. “Pengaruh Nesting Terhadap Pola Tidur-Terjaga Pada Neonatus Di Ruang Peristi Rsi Sultan Agung Semarang.” Undergraduate thesis. Semarang: Universitas Islam Sultan Agung Semarang.

Leoni, Tessa Dwi, dan Wahyu Indrayatti. 2018. “Folklor Kepercayaan Rakyat Masyarakat Melayu di Kabupaten Bintan.” Jurnal Kiprah 6 (2): 8–16. https://doi.org/10.31629/kiprah.v6i2.859.

Melia Safitri, dan M. Ismail Nasution. 2022. “Struktur dan Fungsi Sosial Kepercayaan Rakyat Ungkapan Larangan Pada Masyarakat Jawa di Kenagarian Sungai Duo.” Persona: Kajian Bahasa dan Sastra 1 (2): 333–41. https://doi.org/10.24036/jpers.v1i2.64.

Miles, B Mattew, dan Michael A Huberman. 1994. An Expanded Sourcebook: Qualitative Data Analysis. London: Sage publications.

Moeliono, Anton M, Hans Lapoliwa, Hasan Alwi, Sry Sattya Tjatur, Wisnu Sasangka, dan Sugiyono Sugiyono. 2017. Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Edisi keempat. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Muhasyim, Hermansyah, dan Iwan Solihin. 2011. Mengenal Seni dan Budaya Betawi. Jakarta: Lestari Kirantama.

Purnawarman, Purnawarman, dan Nurul Hikmah. 2023. “Struktur, Makna, dan Jenis Takhayul Masyarakat Desa Kesik Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur.” Jurnal Ilmiah Telaah 8 (1): 46–52. https://doi.org/10.31764/telaah.v8i1.13365.

Putrayasa, Ida Bagus. 2019. Jenis kalimat dalam bahasa Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Shinta, Kharisma, dan Millatuz Zakiyah. 2024. “Makna Leksikon Budidaya Tambak sebagai Representasi Kearifan Lokal dan Harmoni Ekologis Masyarakat Desa Wedani, Gresik: Kajian Antropolinguistik.” Kajian Linguistik dan Sastra 9 (2): 253–76. https://doi.org/10.23917/kls.v9i2.7565.

Sibarani, Robert. 2024. Antropolinguistik: Sebuah Pendekatan. Jakarta: Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Sidiq, Yogi Hasbi, dan M. Erihadiana. 2022. “Gender dalam Pandangan Islam.” JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan 5 (3): 875–82. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i3.502.

Silverstein, Michael. 2017. Language and Culture: Key Concepts in Linguistic Anthropology. Oxford University Press.

Sofia, Norlaila, dan Tien Zubaidah. 2024. Kehamilan Aman dan Nyaman Menjaga Kesehatan Ibu dan Bayi melalui Sanitasi Lingkungan. Solok: Mafy Media.

Solikah, Siti Nur, dan Saka Suminar. 2017. “Pengaruh Pemberian Bedong Terhadap Perkembangan Motorik Bayi Usia 3 Bulan.” Unnes Journal of Public Health 6 (3): 203. https://doi.org/10.15294/ujph.v6i3.15753.

Subroto, Edi. 2011. Pengantar Studi Semantik dan Pragmatik (Buku 1. Pengantar Studi Semantik). Surakarta: Cakwala Media.

Sugiyono, Sugiyono. 2013. Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, R&D. Bandung: Alfabeta.

Tarigan, Henry Guntur. 1985. Pengajaran Semantik. Bandung: CV Angkasa.

Tino, Rafi A. 2022. Menjawab Mitos-Mitos Kehamilan & Menyusui. Yogyakarta: Media Pressindo.

Tohirin, Tohirin, dan Zamahsari Zamahsari. 2021. “Peran Sosial Laki-Laki dan Perempuan Perspektif Al-Qur’an.” Profetika: Jurnal Studi Islam 22 (1): 91–108. https://doi.org/10.23917/profetika.v22i1.14768.

Yuliyofarista, Ine. 2021. “Ungkapan Pantangan Kehamilan di Desa Andongrejo Kecamatan Tempurejo Kabupaten Jember: Suatu Tinjauan Antropolinguistik.” Skripsi. Jember: Universitas Jember. https://repository.unej.ac.id/xmlui/handle/123456789/108426.




DOI: https://doi.org/10.24036/jbs.v13i2.133408

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Bahasa dan Sastra (2302-3538) is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International  License

Publisher: Faculty of Languages and Arts, Universitas Negeri Padang