REPRESENTASI VISUAL ATLET MUAYTHAI PEREMPUAN DALAM PRAKTIK VISUAL CLIPPING DI TIKTOK

Muhammad Adzikra Baskara(1), Asep Ramdhan(2),
(1) Institut Teknologi Nasional Bandung  Indonesia
(2) Institut Teknologi Nasional Bandung  Indonesia

Corresponding Author


DOI : https://doi.org/10.24036/dekave.v16i1.137737

Abstract


Perkembangan media sosial berbasis video pendek memengaruhi cara visual diproduksi dan dimaknai, termasuk dalam representasi atlet perempuan. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana praktik visual clipping di TikTok membentuk representasi visual atlet Muaythai perempuan dalam perspektif Desain Komunikasi Visual. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis visual terhadap 17 konten video clipping yang dikumpulkan melalui dokumentasi tangkapan layar. Analisis difokuskan pada elemen framing, fokus visual, pemotongan durasi, serta konteks distribusi media digital. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar konten menonjolkan aspek tubuh atlet dibandingkan performa teknik bertanding, sehingga terjadi pergeseran representasi dari subjek profesional olahraga menuju objek visual hiburan. Temuan ini menegaskan bahwa visual clipping merupakan praktik komunikasi visual yang tidak netral dan berkontribusi dalam membentuk konstruksi makna gender di ruang media digital.


References


Braumüller, B., & Schubring, A. (2025). Gender (in)equality in sports journalism: A systematic scoping review. Communication & Sport. Advance online publication.

https://doi.org/10.1177/21674795251392858

Felaco, C. (2025). Making sense of algorithm: Exploring TikTok users’ awareness of content recommendation and moderation algorithms. International Journal of Communication, 19, 1–18.

https://ijoc.org/index.php/ijoc/article/view/23508

Gerbaudo, P. (2024). TikTok and the algorithmic transformation of social media publics: From social networks to social interest clusters. New Media & Society. Advance online publication.

https://doi.org/10.1177/14614448241304106

Intezar, H. (2021). Speaking pictures, silent voices: Female athletes and the negotiation of selfhood. Integrative Psychological and Behavioral Science, 55(1), 89–111.

https://doi.org/10.1007/s12124-020-09577-6

Rawe, A. S. (2025). Melampaui batas gender: Diskursus kekuatan dan representasi wanita dalam dunia olahraga. Jurnal Edukasi Citra Olahraga, 5(2), 125–133.

https://doi.org/10.38048/jor.v5i2.5325

Scovel, S. (2025). College athlete branding and feminist expressions on TikTok. International Review for the Sociology of Sport. Advance online publication.

https://doi.org/10.1177/10126902251352902

Utomo, I. W. (2022). Representasi feminisme di bidang olahraga dalam film The Queen’s Gambit (Analisis semiotika Roland Barthes). Jurnal Media Penyiaran, 2(1), 40–45.

https://jurnal.bsi.ac.id/index.php/jmp/article/view/1044

Primanata, D. (2024). CULTURAL PERCEPTIONS OF GENDER EQUALITY IN SPORTS AND ITS INFLUENCE ON FEMALE ATHLETE PARTICIPATION. Gladi : Jurnal Ilmu Keolahragaan, 15(4), 455–465. https://doi.org/10.21009/GJIK.154.02

Indra Prabowo. (2024). Kondisi sosial atlet wanita pada lingkungan pembinaan dan pengembangan olahraga dalam perspektif gender di Indonesia (Tesis S3). Universitas Pendidikan Indonesia. Diakses dari

http://repository.upi.edu/id/eprint/117692

Andesti, T. (2021). Wacana Pendisiplinan Kebertubuhan Perempuan (Analisis Wacana Kritis Sara Mills dalam Dekonstruksi “Tubuhmu Bukan Milikmu” pada Akun Instagram AILA Indonesia). CONNECTED : Jurnal Ilmu Komunikasi, 2(1), 11–30. https://share.google/Rj8DqMQsqLi4a0dI0


Article Metrics

 Abstract Views : 7 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.