Abstract
Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh media pembelajaran dan fasilitas sekolah terhadap motivasi belajar siswa pada Program Keahlian Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis di SMK Widya Praja Ungaran. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan wawancara. Populasi terdiri dari 100 siswa, sementara sampel mencakup 75 siswa yang dipilih secara acak. Survei pendahuluan terhadap 30 responden dengan 15 item pernyataan mengungkap bahwa 56,7% responden menilai media pembelajaran belum optimal, 53,3% menyatakan fasilitas sekolah kurang memadai, dan 50% menunjukkan motivasi belajar yang relatif rendah. Analisis data membuktikan pengaruh positif dan signifikan media pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa (thitung = 4,578; p = 0,001 < 0,05). Fasilitas sekolah pun berpengaruh positif dan signifikan (thitung = 4,173; p = 0,001 < 0,05). Secara bersama, kedua variabel tersebut secara signifikan memengaruhi motivasi belajar (fhitung = 81,748; p = 0,001 < 0,05) dengan koefisien determinasi 69,4%. Temuan ini diharapkan menjadi dasar evaluasi sekolah untuk memperbaiki kualitas media pembelajaran dan fasilitas guna menguatkan motivasi belajar siswa, sekaligus rujukan bagi studi lanjutan terkait faktor motivasi belajar.