Abstract


Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi pendidikan Islam di era digital melalui perubahan kurikulum, integrasi teknologi, dan kesiapan guru di MI Al-Islamiyah Karanganyar Paiton. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dan guru; observasi pembelajaran; serta studi dokumentasi terhadap dokumen kurikulum dan perangkat ajar. Data dianalisis secara tematik melalui reduksi data, penyajian data, verifikasi, dan penarikan simpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat dengan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pendidikan berlangsung bertahap melalui penggunaan Computer Based Test, Google Form, media pembelajaran digital, dan penyesuaian kurikulum dari Kurikulum 2013 menuju Kurikulum Merdeka dan Kurikulum Berbasis Cinta. Transformasi tersebut meningkatkan efisiensi evaluasi, mempercepat pengolahan nilai, dan mendorong pembelajaran yang lebih interaktif. Kendala utama terletak pada literasi digital guru yang belum merata, keterbatasan pelatihan, serta cepatnya perubahan kurikulum. Penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan madrasah memerlukan keselarasan antara kebijakan kurikulum, pemanfaatan teknologi, dan penguatan kompetensi guru. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan agar digitalisasi pendidikan tidak berhenti pada penggunaan perangkat


Keywords


transformasi digital, perubahan kurikulum, kompetensi guru, pembelajaran, basis pendidikan.