Abstract
Manajemen kelas yang efektif merupakan salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif pada pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen kelas pada taman kanak-kanak di wilayah Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua dengan meninjau tiga aspek utama, yaitu lingkungan fisik kelas, kondisi sosial-emosional, dan dukungan organisasional sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sampel penelitian berjumlah 76 guru taman kanak-kanak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dari beberapa satuan pendidikan anak usia dini di wilayah penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur praktik pengelolaan kelas berdasarkan indikator lingkungan belajar, interaksi sosial-emosional, serta dukungan kelembagaan sekolah. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis statistik deskriptif untuk menggambarkan kecenderungan praktik manajemen kelas yang diterapkan oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik manajemen kelas pada satuan pendidikan anak usia dini di wilayah Papua masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama terkait keterbatasan fasilitas fisik pembelajaran, penerapan pendekatan pengelolaan kelas yang belum sepenuhnya berorientasi pada kebutuhan perkembangan anak, serta dukungan organisasi sekolah yang belum optimal dalam memberikan supervisi pedagogis dan pengembangan profesional guru. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguatan kapasitas guru dan dukungan kelembagaan sekolah menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pengelolaan kelas pada pendidikan anak usia dini. Implikasi penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kebijakan pendidikan dan program pelatihan guru yang lebih kontekstual untuk mendukung