Perancangan Media Video Belajar Beranimasi Untuk Meningkatkan Higher Order Thinking Siswa SMAN 3 Pariaman

Rita Syofyan - Universitas Negeri Padang
Friyatmi Friyatmi - Universitas Negeri Padang
Rani Sofya - Universitas Negeri Padang
Lukman Hakim - Asosiasi Profesi Pendidik Ekonomi Indonesia

Abstract


Negara ke 6 di dunia sebagai pengguna internet. Berdasarkan hasil survei Polling Indonesia tahun 2018 diketahui bahwa pengguna internet di Indonesia 64,8% dari total populasi jumlah penduduk yaitu 171,17 Juta jiwa dari 264,16 Juta jiwa penduduk Indonesia. Pengguna internet terbanyak yaitu Remaja usia 15-19 Tahun. Perkembangan teknologi dan tingginya animo remaja Indonesia terhadap penggunaan teknologi merupakan peluang yang ditangkap oleh pengusaha agar bisa bergerak di bidang penyelenggaraan pendidikan secara digital. Daya tarik yang ditawarkan oleh lembaga bimbel online yang dirancang syarat dengan teknologi dan mudah untuk diakses membuat banyak siswa tidak hanya mengandalkan pembelajaran di sekolah dan bergabung diaplikasi belajar online. Aplikasi pembelajaran online di Indonesia seperti Ruangguru, Quipper, Bimbel SMART dan lainnya. Ruangguru bahkan menjadi aplikasi belajar online yang memiliki 15.000.000 pengguna di seluruh Indonesia. Daya tarik yang ditawarkan oleh aplikasi ruangguru sebagai aplikasi belajar online terbesar di Indonesia adalah dengan menggunakan media pembelajaran video belajar beranimasi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa video pembelajaran Beranimasi mampu meningkatkan daya tarik siswa terhadap pembelajaran, memperkuat motivasi, dan juga untuk menanamkan pemahaman terhadap materi dengan baik. Pesatnya perkembangan bimbel online memang bukan ancaman bagi pelaksanaan pembelajaran di sekolah, namun disisi lain menjadi tantangan bagi guru untuk mampu menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa agar siswa tetap memperhatikan pembelajaran di kelas. Salah satu upaya yang bisa dilakukan oleh guru untuk bisa menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan di sekolah adalah dengan membuat video pembelajaran beranimasi.

Full Text:

PDF

References


Hoyles, C., & Lagrange, J. B. (2010). Mathematics education and technology: Rethinking the terrain. New York, NY: Springer.

Putrawangsa, S., & Hasanah, U. (2018). Integrasi Teknologi Digital Dalam Pembelajaran Di Era Industri 4.0. Jurnal Tatsqif, 16(1), 42-54.

Hidayat, Wicak. Pengguna Internet Indonesia. https://kominfo.go.id/content/detail/4286/pengguna-internet-indonesia-nomor- enam-dunia/0/sorotan_media diakses 2 Maret 2020.

Haryanto, Agus Tri. Pengguna Internet didominasi Milenial 2019. Sumber https://inet.detik.com/telecommunication/d-4551389/pengguna-internet- indonesia-didominasi-milenial diakses 9 Maret 2020

Efendi, N. M. (2018). Revolusi Pembelajaran Berbasis Digital (Penggunaan Animasi Digital Pada Start Up Sebagai Metode Pembelajaran Siswa Belajar Aktif). Habitus: Jurnal Pendidikan, Sosiologi, dan Antropologi, 2(2), 173-182.

Noviyanto, T. S. H., Juanengsih, N., & Rosyidatun, E. S. (2015). Penggunaan media video animasi sistem pernapasan manusia untuk meningkatkan hasil belajar biologi. EDUSAINS, 7(1), 57-63.

Putra, R. (2016). Pengaruh Penggunaan Media Animasi Pada Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X Pada Materi Reaksi Redoks (Doctoral dissertation, UNIMED).

Nurseto, T. (2011). Membuat media pembelajaran yang menarik. Jurnal Ekonomi dan pendidikan, 8(1).

Susilana, R., Si, M., & Riyana, C. (2008). Media pembelajaran: hakikat, pengembangan, pemanfaatan, dan penilaian. CV. Wacana Prima.

Arsyad A. (2013). Media Pembelajaran. Edisi ke-16. Jakarta: Rajawali Pers.

Heong, Y.M, Othman, W.D.,Md Yunos, J., Kiong, T.T, Hassan, R., &Mohamad, MM. ( 2001). The Level Of Marzano Hihger Order Thinking SkillAmong Technical Education Students. International Journal Of Social and Humanity, Vol 1,No 2, July 2011, 121-125

Limbagh, B &Waugh W. (2010). Developing Higher Order Thinking .

Journal Of Instructional Pedagogis: 1-9

Sidharta, A. (2005). Media Pembelajaran. Bandung: Departemen Pendidikan.

Wirawan, G., Hurri, I., & Pandikar, E. (2018). Studi Komparatif: Analisis Implementasi Media Audiovisual dalam Pembelajaran IPS di Amerika Serikat dan Turki. JPIS: Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 27(1), 43-51.

H. J. Choi and S. D. Johnson, “The Effect of Context-Based Video Instruction on Learning and Motivation in Online Courses,” Amer. J. of Dist. Edu., vol. 19, no. 1, pp. 215-227, 2010.

Sriyatun, S. (2017, February). Peningkatan Pemahaman Konsep Integral Tak Tentu Melalui Pembelajaran Kooperatif Berbantuan Media Pembelajaran Power Point Interaktif Beranimasi. In PRISMA, Prosiding Seminar Nasional Matematika (pp. 135-145).

Hendayani, H. (2013). Penerapan Model Pembelajaran Think Pair Share Dengan Menggunakan Power Point Beranimasi Dalam Upaya Meningkatkan Motivasi Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Bagi Siswa Smp (Pada Pola Dan Barisan Bilangan) (Doctoral Dissertation, Unpas).

Puspita, I. Efektivitas penggunaan media video animasi dalam proses pembelajaran pendidikan agama islam kelas viii-1 di smp negeri 9 tangerang selatan (Bachelor's thesis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, 2017).

Wuryanti, U., & Kartowagiran, B. (2016). Pengembangan media video animasi untuk meningkatkan motivasi belajar dan karakter kerja keras siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 6(2).

Trianto, Mendesain Model Pembelajaran Inovatif—Progresif, (Jakarta: kencana Prenada media group, 2010), hlm.189




DOI: http://dx.doi.org/10.24036/jmpe.v4i4.12431