The PDF file you selected should load here if your Web browser has a PDF reader plug-in installed (for example, a recent version of Adobe Acrobat Reader).

If you would like more information about how to print, save, and work with PDFs, Highwire Press provides a helpful Frequently Asked Questions about PDFs.

Alternatively, you can download the PDF file directly to your computer, from where it can be opened using a PDF reader. To download the PDF, click the Download link above.

Fullscreen Fullscreen Off

Abstract


Abstak : Penelitian ini di latarbelakangi dari hasil temuan pada tanggal 5-8 januari 2015 yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan pramuka di SD N 15 Inklusif  Ulu Gadut Padang. Kegiatan pramuka diikuti seluruh peserta didik yang ada di sekolah baik siswa regular maupun anak berkebutuhan khusus bertujuan mengembangkan dan menyalurkan potensi yang dimilikinya. Sedangkan  tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui bagaimana Pelaksanaan Kegiatan Pramuka Bagi Anak Berkebutuhan Khusus  Di SD N 15 Ulu Gadut Padang sebagai sekolah penyelenggara  inklusif.Metode penelitian bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Adapun hasil penelitian yaitu kegiatan dilaksanakan tiga kali dalam seminggu yaitu pada hari Senin, Rabu da Sabtu. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut sebelumnya telah di rencanakan program untuk dilaksanakan. Tetapi dalam pelaksanaannya anak berkebutuhan khusus yang ada di sekolah ini tidak ada yang mengikuti kegitan tersebut dengan berbagai kendala yang di dihadapi oleh anak berkebutuhan khusus dalam mengikutinya, sedangkan kendala yang di hadapi oleh pembina pramuka dan guru kelas yaitu anak berkebutuhan khusus yang tidak mau mengikuti kegiatan ini.Berdasarkan hasil  temuan sebagai penyelenggara pendidikan inklusif dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler wajib bagi peserta didiknya agar menjalin kerja sama antara peserta didik dengan peserta didik lainnya, peserta didik dengan pembina pramuka dan  seluruh pihak sekolah dan tidak terjadi pemisah antara guru pembina kegiatan ekstrakurikuler pramuka dengan guru pendamping khusus yang hanya mendampingi anak berkebtuhan khusus dalam pengetahuan akademiknya saja tetapi juga membimbing bakat dan minat peserta didiknya. Penelitian ini menyarankan kepada pihak sekolah untuk mengikutkan guru pendamping khusus (GPK)  yang telah mendapat pembekalan keterampilan mahir dasar (KMD).

Kata kunci : kegiatan pramuka; anak berkebutuhan khusus