Abstract


Penelitian ini dilatar belakangi oleh rendahnya motivasi siswa dalam pembelajaran listening di SMP Negeri 7 Padang. Hal ini diduga disebabkan karena didalam proses pembelajaran tersebut tidak sesuai dengan kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kebutuhan siswa terhadap materi listening dalam mata pelajaran Bahasa Inggris dan menganalisis kebutuhan yang dominan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif, dimana peneliti menggambarkan data apa adanya yang diambil dengan menggunakan kuesioner. Kuesioner ini diisi oleh 66 siswa yang dijadikan sebagai sampel dari total 264 siswa kelas VIII. Teknik analisis data yang digunakan adalah Persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa membutuhkan semua tipe untuk pembelajaran litening. Tipe tersebut adalah input, content (topics), language and tasks. Selain itu, untuk masing-masing tipe terdapat item yang paling dominant yang dibutuhkan siswa dalam proses pembelajarannya. Untuk input, item dengan nilai tertinggi adalah percakapan antara dua orang atau lebih (3.5). Pada content (topics) adalah ekspresi meminta bantuan (3.54) Sedangkan untuk language, mengenal kata kerja (3.48) adalah item yang paling dominant dan untuk tasks, item yang paling dominant yaitu menentukan respon mana yang paling tepat berdasarkan percakapan dengan pertanyaan yang didengar (3.39). Berdasarkan hasil penelitian, ini menunjukkan bahwa keempat tipe yang terdapat didalam komponen wants and lacks memang sangat dibutuhkan oleh siswa dalam pembelajaran listening.

Keywords


Students' needs analysis, listening materials.