Abstract


Skripsi ini merupakan analisa dari tiga puisi berjudul Earth Poem, Daffodils No More, and Acidic Snow. Topik yang dibahas adalah bagaimana kerusakan dan kehancuran lingkungan diakibatkan oleh aktivitas manusia. Permasalah dari kajian ini adalah bagaimana aktivitas-aktivitas manusia melalui eksploitasi dan polusi berakibat pada penurunan nilai-nilai lingkungan. Tujuan dari analisa ini adalah untuk mengetahui sejauh  mana elemen puisi (irony, paradox, repetition, tone, dan speaker) berperan dalam mengungkap kerusakan lingkungan yang diakibatkan aktivitas manusia. Analisa dilakukan melalui interpretasi teks dan dikaitkan dengan konsep Ecocriticism dari Garrard, Glotfelty, Kerridge, dan Buell. Hasil dari analisa ini menunjukkan bahwa aktivitas manusia yang merusak lingkungan merupakan dampak industrialisasi. Mereka melakukan eksploitasi terhadap unsur – unsur di lingkungan dan sumber dayanya, dan hasil dari eksploitasi ini menghasilkan limbah yang dapat mengakibatkan polusi.


Keywords


aktivitas, lingkungan, ecocriticism, eksploitasi, polusi